Tayangan halaman minggu lalu

Sejarah Wirausaha

Sejarah Wirausaha

Istilah  entrepreneur  diserap dari Bahsa Prancis yang pertamakali muncul dalam kamus prancis   Dictionnaire Universel de Commerce  yang dis...

Kamis, 14 Oktober 2021

Cara menarik Investor potensial

 Investasi adalah aktivitas menaruh uang ke sebuah aset demi sebuah keuntungan yang dikembalikan, Investasi dapat dikembalikan sebagai untung maupun rugi. Sebagai Wirausahawan, Investasi dapat menjadi bantuan besar untuk modal demi mengembangkan bisnis, walau ada beberapa keuntungan yang harus diberikan ke Investor. Biasanya, Bisnis Besar memiliki banyak investor dan capital . Bagaimana cara menarik investor. Sebelum itu, anda harus mencari investor yang baik dan terpercaya. Mulai dari keluarga, atau cek investor malaikat (angel investor) yang berpengalaman dan ingin membantumu. Menghindari Investor Predator yang ingin mengambil keuntungan anda, sebaiknya siapkan seorang pengacara untuk mengecek kontrak yang diberikan, jika ada yang aneh, tanya mereka untuk klarifikasi supaya tidak kena scam, dan jangan lupa untuk juga baik kepada mereka investor yang terpercaya dan menjadikan kamu terpercaya. Setelah itu, saatnya mencari banyak Investor.

1. Siapkan hasil asli, investor akan tertarik jika bisnis anda memiliki hasil untung yang besar, maka, jualkanlah produk atau jasa anda sehingga mendapatkan keuntungan besar. Investor akan tertarik pada bisnismu.

2. Persiapkan anda untuk penolakan, ada banyak sekali alasan seseorang tidak mau berinvestasi ke bisnis mu, cari tahulah alasan penolakan tersebut dan mencoba mencari solusi, atau memberikan ketenangan karena itu tidak akan terjadi. Tentu, bisa saja, mereka memberikan pertanyaan yang anda tidak siap. Jangan lupa, setiap detik penting, jawablah sebisa mungkin dan spontan. Jika ditolak, tidak apa-apa, bisa cari yang baru. Memikirkan alasan penolakan investasi bisa mempermudah anda mendapat investasi.

3.Jual melalui networking, jual secara lembut dengan koneksi anda, jual kepada keluarga, dan cara mereka yang tertarik pada bisnis anda, pergi ke acara networking untuk bertemu orang baru dan coba menawarkan bisnis anda ke mereka. Dengan itu, semakin banyak orang akan tertarik dan akan berinvestasi pada Bisnis anda.

4. Promosikan Stok anda secara menggiurkan. Janjikan keuntungan besar, dividen yang juga besar, keuntungan langsung, dan lainnya. Semakin menggiurkan Stok anda, semakin baik, tapi jangan lupa untuk tidak membuat janji semata yang tidak tercapai, jika begitu, anda akan dicap pembohong dan ada orang yang akan menghindari bisnis anda.

5. Jujur dan transparan, supaya koneksi anda ke investor anda tidak hancur akibat janji yang tidak kunjung datang atau ide yang gagal, anda sebaiknya saat mempromosikan bisnis, promosikan idenya dahulu, jangan terlalu terbuka, secukupnya saja. Untuk investor terdekat seperti keluarga dan teman, anda boleh memberikan update status bisnis anda supaya semakin terpercaya. Jangan juga memberikan janji yang terlalu besar yang tidak mungkin dicapai.

6. Kalau bisa, cari organisasi pemerintah yang memiliki fungsi membantu bisnis kecil warga yang bisa membantu bisnismu berkembang. Mereka memiliki koneksi dan sumber daya, mereka bisa mengarahkan anda ke arah yang benar bahkan jika mereka tidak bisa memberi uang. Jika kamu mendapat orang yang berpengalaman dalam meningkatkan ekonomi, anda bisa bertemu orang yang benar dan bisnis anda berkembang.

7. Presentasikan bisnis kamu sebaik mungkin, presentasi harus menarik, jangan penuh kata-kata karena investor potensial akan sulit mengerti dan jangan pakai gambar yang tidak penting karena akan terlihat tidak profesional, jangan lupa isinya harus singkat, padat, dan jelas. Jika presentasi bagus, banyak orang akan tertarik ke Bisnis kamu dan akan ingin menyiapkan investasi.

8. Mulai dengan Investor utama, Carilah yang kamu paling dekat dan percaya, carilah orang yang berpengalaman dan banyak koneksi, jika sudah menemukannya, perhatikan mereka, buat mereka spesial, dan dengarkan saran mereka, jika ternyata anda salah kaprah, carilah yang lain. Jangan lupa, mereka sangat vital, koneksi mereka menjadikan mereka promoter terbaik, pengalaman bisnis mereka bisa membantumu mengembangkan bisnis, dan kedekatan kamu dengan mereka bisa membuatmu lebih nyaman, aman dan lebih tidak khawatir atas keamanan bisnismu.



Rabu, 13 Oktober 2021

Jenis- Jenis Wirausaha dan Wirausahawan

Wirausaha adalah sebuah bisnis, dan tidak ada satu bisnis yang sama, Wirausaha dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan banyak hal. Jenis Wirausaha berdasarkan besar dan tujuan ada 4 yaitu:
1. Wirausaha Usaha Kecil (UMKM)
Wirausaha Usaha Kecil adalah bisnis wirausaha yang tidak terlalu ambisius, dimana seperti UMKM (contohnya pedagang kaki lima, dan pedagang di pasar) dimana tempat usahanya hanya minimal 1 tempat saja, tidak ada investasi luar, semua untung yang didapatkan oleh bisnis dinikmati oleh wira usahawan dan hanya mengambil pinjaman uang jika butuh saja.
2. Rintisan Berkembang (Startup)
Start up adalah wira usahawan yang memiliki ide yang memiliki harapan membuat inovasi sebuah barang atau jasa, lalu mengembangkan menjadi perusahaan yang terus berkembang dan menjadi besar, banyak sekali wira usahawan kaya yang memiliki jenis bisnis seperti ini.Tidak seperti usaha kecil Rintisan berkembang/ Startup membutuhkan beberapa investor luar dan juga barang produksi yang banyak.
3. Perusahaan Besar (PT, CW, dan lain lain)
Perusahaan besar adalah perusahaan dimana perusahaan yang memiliki putaran hidup yang tak terbatas, merek tau bagaimana cara mengontrol bisnis secara professional, biasanya dipimpin oleh eksekutif level C.  Mereka dapat  membuat perusahaan bagian baru dan membuat produk baru demi kebutuhan pasar dan konsumer nya. Segala bisnis bisa menjadi perusahaan besar jika wirausahanya sudah berkembang menjadi besar, memiliki banak franchise dan ritel yang banyak.. Bisa secara nasional ay=tau lebih baik, Internasional.
4. Perusahaan Sosial (Non-Profit)
Perusahaan Sosial, atau non profit organization sedikit berbeda dengan jenis wirausaha lain, dimana penciptanya tidak mencari keuntungan, akan tetapi menggunakan organisasi miliknya untuk memberi bantuan ke warga sekitar, membantu ekosistem, dan masih banyak lagi demi kesejahteraan sosial dan memberi kebaikan ke masyarakat luas dan manusia. Contoh Wirausaha jenis ini adalah Amal (Charity) dan masih banyak lagi. Organisasi Terkenal yang merupakan Perusahaan Non Profit adalah Tzu Chi.

Ada banyak lagi Jenis Wirausaha lain, yang tidak disebutkan, Wirausaha Inovatif (Membuat barang baru), Wirausaha Kerja Keras/Mandiri(bisnis dikerjakan sendiri dan menjadi besar), Wirausaha Imitator(mengikuti dan meningkatkan produk yang sudah ada), Wirausaha Riset(Wirausaha dengan persiapan riset yang matang), dan Wirausaha Pembeli(Seseorang yang kaya yang membeli bisnis yang dianggap akan sukses, contohnya Disney saat ini), dan mungkin lebih banyak lagi.

Wira usahawan memiliki tujuan tujuan yang berbeda dalam memulai bisnis. Tujuan setiap orang berbeda-beda, namun berikut beberapa jenis karakter wira usahawan. kemungkinan besar ada yang memiliki lebih dari dua karakter yang disebutkan disini dan ada juga yang tidak disebutkan.
1. Pembangun
Seorang wira usahawan pembangun biasanya ingin membangun bisnis secepat mungkin, mengambil talenta yang banyak dan investor terbaik demi memiliki fondasi bisnis yang kuat. Sifatnya yang tempramental biasanya akan menyulitkan sedikit relasi personal dan bisnis, namun pas dengan kecepatan pertumbuhan.
2. Pengambil kesempatan
Oportunistik, Seorang Wira Usahawan Oportunistik adalah Wirausahawan yang ingin memiliki keuntungan yang banyak dan cepat, maka dengan itu mereka dengan cepat mencari peluang ekonomi baru yang dapat mereka pakai, apapun yang trending, akan mereka siapkan bisnis, hingga saat sudah mencapai puncak trend tersebut, mereka akan keluar dan mencari tren baru. Wirausahawan macam ini lumayan impulsif.
3. Innovator
Wirausahawan macam ini memiliki ide yang hebat dan luar biasa, tak pernah dipikirkan sebelumnya, tidak seperti wirausahawan sebelumnya yang fokusnya hanya uang, mereka lebih menginginkan barang mereka memiliki dampak pada dunia, mereka melakukan apa yang mereka mau dan mendapatkan peluang bisnis. Namun mereka biasanya tidak begitu baik dalam mengelola bisnis, sehingga mereka biasanya hanya akan memberikan tugas tersebut ke orang yang lebih berpengalaman karena mereka hanya jual dan buat ide mereka.
4. Spesialis
Jenis wirausahawan macam ini memiliki pikiran yang tahu resiko dan memiliki kemampuan analisa yang baik. Mereka mendapatkan pengetahuan itu dari tahun belajar dan bekerja bersama orang yang profesional. Mereka membangun bisnis melalui pengaturan relasi dan melalui promosi dari mulut/sosial media, yang menyebabkan pertumbuhan agak lambat

Minggu, 19 September 2021

10 Wirausahawan terkaya di dunia

10. Larry Page

Larry Page, lahir 26 Maret 1973 membentuk Google bersama Segey Brin ia menjadi CEO Google hingga 2001, lalu ia menjadi CEO Alphabet Inc. Hingga 2019, Ia memiliki kekayaan sebanyak 50 Miliar Dollar.



9. Michael Bloomberg

Michael Bloomberg, lahir 14 Februari 1942 adalah co founder dari Bloomberg L.P. Sebuah Perusahaan Media, jasa finansial dan perusahaan software, ia juga pernah menjadi walikota New York City. Ia juga merupakan bagian dari The Giving Pledge dimana ia telah memberikan 8.2 Miliar dolar. Ia memiliki 55 Milliar dollar.



8. Mark Zuckerberg 

Mark Zuckerberg, lahir 14 Mei 1984 adalah co-founder Facebook, sebuah perusahaan media sosial yang terkenal, ia juga membeli Instagram dan Whatsapp, ia merupakan miliarder sendiri paling muda.Ia punya  62 Milliar Dollar.



7. Larry Ellison

Larry Ellison, lahir 17 Agustus 1944 adalah co penemu dari perusahaan Oracle, sebuah Perusahaan CMT, ia juga memiliki 62 Milliar Dollar, ia juga membeli Pulai Lanai di Hawaii.



6. Amancio Ortega

Amancio Ortega, lahir 28 Maret 1936 adalah orang bisnis spanyol miliarder. Ia merupakan penemu perusahaan Inditex yang memiliki toko fashion Zara. Zara memiliki 7.500 toko. Ia memiliki uang $63 miliar.



5. Carlos Slim Helu

Carlos Slim Helu lahir 28 Januari 1940 di Meksiko, Ia adalah Penemu America Movil, yang merupakan perusahaan Perusahaan Telekom di Meksiko. Ia memiliki Uang $64 miliar .



4. Bernald Arnault 

Bernald Arnault adalah wirausahawan dari Prancis,yang merupakan pemilik LVMH sebuah perusahaan barang mewah, contohnya Louis Vuitton.Bernald Arnault memiliki uang $76 Milliar dan menjadi orang terkaya di Eropa.



3. Warren Buffett

Warren Buffett, lahir 30 Agustus 1930 merupakan investor tersukses. Ia memiliki Berkshire Hathaway, yang bahkan punya Dairy Queen dan GEICO. Ia memiliki uang $ 82 Milliar.



2. Bill Gates

Bill Gates, lahir tahun 28 Oktober 1955 merupakan founder dan Microsoft, tahun 1975. Ia memiliki $ 97 Milliar.Ia juga memiliki Skype, Yammer, dan Microsoft Mobile (dulunya Nokia)



1. Jeffrey Bezos

Jeff Bezos, lahir 12 januari 1964, merupakan penemu dan CEO dari perusahaan e commerce terkenal Amazon tahun 1994, ia juga memiliki Audible, Amazon Prime, dll. Ia memiliki uang sebangyak $131 miliar.



Sabtu, 18 September 2021

Sejarah Wirausaha

Istilah entrepreneur diserap dari Bahsa Prancis yang pertamakali muncul dalam kamus prancis  Dictionnaire Universel de Commerce yang disusun oleh Jacques des Bruslons  pada tahun 1723. entrepreneur dalam Bahasa Prancis berasal dari kata entre artinya antara dan prendre artinya mengambil.Istilah ini dulunya berarti orang yang membawa sesuatu dari perjalanan yang beresiko, kata ini dulunya mirip dengan Petualang (adventurer) Studi tentang kewirausahaan dimulai sejak akhir abad ke-17 dan awal abad ke-18 oleh ekonom Richard Cantillon yang merupakan salah satu dasar ekonomi klasik. Cantillon mendefinisikan istilah wirausaha dalam karya Essai sur la Nature du Commerce en Général yang terbit tahun 1755 sebuah buku yang dianggap oleh William Stanley Jevons sebagai "tempat lahir ekonomi politik".

Di luar negeri, istilah kewirausahaan telah dikenal sejak abad 16, sedangkan di Indonesia baru dikenal pada akhir abad 20. Beberapa istilah wirausaha seperti di Belanda dikenal dengan ondernemer, di Jerman dikenal dengan unternehmer. Pendidikan kewirausahaan mulai dirintis sejak 1950-an di beberapa negara seperti Eropa, Amerika, dan Kanada.Bahkan sejak 1970-an banyak universitas yang mengajarkan kewirausahaan atau manajemen usaha kecil. Pada tahun 1980-an, hampir 500 sekolah di Amerika Serikat memberikan pendidikan kewirausahaan.DI Indonesia, kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang.

Rabu, 08 September 2021

ENTREPRENEUR MUDA INDONESIA

 

1. Nadiem Makarim

Walaupun sekarang ia sudah tidak lagi menjadi pengusaha karena mengemban tugas negara sebagai Kemendikbud, tapi tidak afdol jika tidak membahasnya.

Nadiem Makarim, siapa yang tidak kenal dengan mantan bos pasukan hijau ini?

Ya, dia adalah penemu sekaligus CEO dari Go-Jek, layanan transportasi ojek berbasis aplikasi yang

Kini, Go-Jek bukan hanya ada di Jakarta melainkan sudah menyebar di hampir seluruh kota besar di Indonesia.

Bahkan, aplikasi Go-Jek sendiri sudah meluas layanannya hingga ke banyak industri.

Jangan bertanya omsetnya berapa jika para driver Go-Jek sendiri bisa mengantongi banyak penghasilan per bulannya dari mulai 3 juta sampai puluhan juta.

Sekarang ini Nadiem sudah mundur dari perusahaan Go-Jek dan digantikan oleh Andre Soelistyo dan Kevin Aluw.

Tapi dengan cerita Nadiem ini, menunjukan bahwa pemuda Indonesia jika berusaha pasti bisa mewujudkan mimpinya.

2. Ferry Unardi

Situs apa yang biasa Anda gunakan untuk membeli tiket liburan atau menyewa penginapan? Jika itu Traveloka, Anda harus tahu lebih dulu siapa pendirinya.

Ferry Unardi, pria kelahiran 1988 ini berhasil mendirikan Traveloka. Ia telah memikirkan ide bisnis ini sejak duduk di bangku kuliah, hingga akhirnya di tahun 2012 keingininannya terwujud. Saat itu usianya masih 24 tahun, masih sangat muda untuk seorang pebisnis.

Banyak investor yang tertarik untuk menjalin kerja sama dengan Ferry karena beranggapan bahwa bisnis ini akan merangkak naik di masa mendatang.

Benar saja, dari tahun 2012 sampai sekarang, Traveloka masih menjadi situs pencarian tiket liburan terbaik yang dipilih oleh masyarakat.

3. Ahmad Zaky

Anda pasti pernah membeli atau menjual barang-barang di salah satu situs e-commerce Bukalapak bukan?

Situs ini semakin terkenal dan banyak pesaingnya, pun penggunanya juga semakin bertambah. Pendiri situs Bukalapak adalah Ahmad Zaky, seorang pemuda Indonesia yang lahir tahun 1986.

Pada awalnya, di tahun 2010, perusahaan ini merupakan digital agency bernama Suitmedia. Kemudian Ahmad Zaky mengembangkannya menjadi situs jual beli online resmi yang ia beri nama Bukalapak.

Seperti bisnis pada umumnya, Ahmad Zaky mengalami berbagai permasalahan dan rintangan dalam menjalankan bisnisnya. Hal tersebut dikarenakan masyarakat masih awam dengan situs-situs jual beli online, termasuk Bukalapak.

Namun, berkat kegigihannya, perusahaan yang ia dirikan mulai dikenal dan digunakan oleh banyak orang. Bahkan banyak investor dalam negeri maupun luar negeri yang tertarik bekerja sama dengan Ahmad Zaky untuk memperbesar perusahaan ini.

3. Wenas Agusetiawan, Dimas Surya Yaputra, Mikhael Gaery Undarsa, dan Natali Ardianto

Wenas Agusetiawan, Dimas Surya Yaputra, Mikhael Gaery Undarsa, dan Natali Ardianto mendirikan situs booking pesawat, hotel, kereta api, dan event tiket.com saat mereka berusia antara 22 hingga 26 tahun pada Agustus 2011 silam.

Para entrepreneur Indonesia ini berhasil menjalankan startup tersebut dengan efisien hingga pendapatan melebihi pengeluaran operasionalnya pada 2013, hanya 2 tahun setelah didirikan.

Mereka menerima modal dari angel investor dengan total nilai hanya kurang dari US$ 1 jutajauh lebih kecil dibandingkan startup digital lain yang bergerak di bidang travel.

Mereka mengatur pengeluaran dan pemasukan secara cermat untuk bisa tumbuh organik tanpa membakar uang dari investor.

Kini bisnis milik 4 Entrepreneur Indonesia ini telah menjadi situs travel agent kedua teramai di Indonesia dengan pengunjung lebih dari 5 juta tiap bulannya.



Selasa, 17 Agustus 2021

SIFAT ENTREPRENEUR

Sifat-sifat yang perlu dimiliki entrepreneur (Alma. 2008)

  • Percaya diri

Sifat utama dari percaya diri dimulai dari pribadi yang mantap, tidak mudah terombang- ambing oleh pendapat dan saran orang lain melainkan menggunakan sebagian saran tersebut sebagai masukan.

  • Berorientasi pada tugas dan hasil

Sifat seorang entrepreneur tidak mengutamakan prestige dahulu melainkan fokus kepada prestasi yang ingin dicapai.

  • Pengambilan Resiko

Ciri pengambilan resiko berpengaruh penting dalam dunia wirausaha yang penuh resiko dan tantangan. Hal penting yang harus diperhatikan adalah bahwa bagaimana seorang entrepreneur mengambil sebuah resiko dengan penuh pertimbangan.

  • Kepemimpinan

Dalam diri seorang entrepreneur mutlak memiliki jiwa kepemimpinan. Seorang pemimpin yang baik harus mau mendengarkan saran dan kritik dari bawahannya demi kemajuan kinerja perusahaan.

  • Keorisinilan

Yang dimaksud dengan orisinil disini adalah seorang entrepreneur Tidak hanya mengekor pada orang lain, tetapi memiliki pendapat sendiri. ide yang orisinil dan mampu merealisasikan ide lersebut.

  • Berorientasi pada masa depan

Seorang entrepreneur haruslah perspektif, mempunyai visi ke depan. Sebab sebuah usaha bukan didirikan untuk sementara tetapi untuk selamanya. Untuk menyiapkan visi yang jauh ke depan. entrepreneur perlu menyusun perencanaan dan strategi yang matang.

 


Langkah awal dalam memulai bisnis, apa saja yang perlu dipersiapkan?

 

Untuk memulai bisnis ada beberapa langkah yang perlu diketahui setidaknya dapat memandu kita supaya memperoleh wawasan apa saja yang perlu dipersiapkan, menurut kampung berita ada beberapa langkah antara lain:

 

·         Evaluasi Diri

Mulailah dengan mengambil saham dari diri sendiri dan situasi Anda. Mengapa Anda ingin memulai bisnis? Apakah uang, kebebasan, kreativitas, atau alasan lain? Keterampilan apa yang Anda miliki? Apa yang Anda ketahui tentang industri ? Apakah Anda ingin memberikan layanan atau produk? Apa yang Anda ingin lakukan? Berapa banyak modal yang Anda harus mengambil risiko? Apakah ini akan menjadi waktu penuh atau usaha paruh waktu? Jawaban Anda atas jenis pertanyaan akan membantu Anda untuk lebih fokus.

 

·         Menganalisis industri/bidang usaha terkait

Begitu Anda memutuskan untuk memulai bisnis yang sesuai dengan tujuan dan gaya hidup, Anda perlu mengevaluasi ide Anda. Siapa yang akan membeli produk atau jasa Anda? Siapa yang akan menjadi pesaing Anda? Anda juga perlu mencari tahu pada tahap ini berapa banyak uang yang Anda akan butuhkan untuk memulai.

 

·         Jadikanlah Bisnis Anda Legal

Ada beberapa cara untuk membentuk bisnis Anda ? Itu bisa menjadi kepemilikan tunggal, kemitraan, atau korporasi. Sebuah korporasi menjadi entitas terpisah yang secara hukum bertanggung jawab untuk sebuah bisnis. Jika ada yang salah, Anda tidak dapat bertanggung jawab secara pribadi. Anda juga perlu mendapatkan izin usaha dan izin yang tepat. Tergantung pada bisnis, mungkin ada kota, kabupaten, atau peraturan negara serta izin dan lisensi untuk menangani. Ini juga merupakan waktu untuk memeriksa ke dalam asuransi Anda mungkin perlu untuk bisnis dan untuk menemukan akuntan yang baik.


·         Rencanakan Bisnis Anda dengan menyusun konsep yang sesuai

Jika Anda akan mencari pendanaan dari luar, rencana bisnis adalah sebuah kebutuhan. Tetapi bahkan jika Anda akan untuk membiayai usaha itu sendiri, rencana bisnis akan membantu Anda mengetahui berapa banyak uang yang Anda akan butuhkan untuk memulai, apa yang perlu untuk dilakukan kapan, dan di mana Anda tuju.

 

·         Siapkan Modal Untuk Bisnis Anda

Tergantung pada ukuran usaha Anda, Anda mungkin perlu mencari pembiayaan dari “malaikat” atau dari perusahaan modal ventura. Kebanyakan bisnis kecil dimulai dengan pembiayaan swasta dari kartu kredit, pinjaman pribadi, bantuan dari keluarga, dll Sebagai aturan praktis, selain start-up biaya, Anda juga harus memiliki nilai minimal tiga bulan dari anggaran keluarga Anda dalam bank.

 

·         Bangunlah Toko Bisnis Anda Toko

Cari lokasi. Negosiasikan dan sewa. Beli persediaan. Usahakan untuk memperoleh telepon yang sudah terpasang. Memiliki alat tulis dicetak. Mempekerjakan staf. Tetapkan harga Anda. Launching grand Opening bisnis anda. Banyak pemilik usaha kecil mengkarakteristikan dirinya sebagai seorang entrepreneur, tetapi banyak dari mereka yang tidak terlalu menginginkan untuk memperluas usahanya seperti yang entrepreneur sejati lakukan. Mungkin mereka hanyalah pemilik usaha kecil dan hanya seorang entrepreneur dan bukan seorang entrepreneur sejati. Seharusnya seorang entrepreneur harus bisa melihat peluang usaha yang ada untuk mengembangkan usahanya.

 

Yang membedakan antara pemilik usaha kecil dengan seorang entrepreneur adalah visi, aspirasi dan strategi. Biasanya pemilik usaha kecil tidak memiliki rencana untuk meningkatkan pendapatan secara dramatis mereka hanya cari aman dengan menghindari resiko dan memperoleh pendapatan yang cukup, tetapi jiwa seorang entrepreneur akan termotivasi untuk bertumbuh, Berkembang dan membangun usaha agar lebih besar lagi dengan mengambil resiko tersebut dan mempunyai strategi untuk rnenghindarinya.

 

Entrepreneur yang baik adalah menghindari resiko dan bukan pengambil resiko. Mereka tampak seperti pengambil resiko karena mereka mempunyai cara pandang yang berbeda dari orang biasanya. Mereka melihat produk atau jasa yang akan bertemu dengan bagaimana sebuah kebudayaan akan berubah. Sekali mereka merancangnya, mereka akan mengeliminasi semua faktor yang akan menghalangi mereka masuk kedalam pasar sehingga mereka dapat disebut sebagai pengeleminasi resiko (Zimmerer, Scarborough, 2002).