Tayangan halaman minggu lalu

Sejarah Wirausaha

Sejarah Wirausaha

Istilah  entrepreneur  diserap dari Bahsa Prancis yang pertamakali muncul dalam kamus prancis   Dictionnaire Universel de Commerce  yang dis...

Jumat, 05 November 2021

Kegagalan dalam Wirausaha

    Seperti angin yang berubah arah, Sesuatu yang baik akan berakhir, 4 mata angin yang bertolak belakang.  Kadang anda bahagia, kadang menderita. Logika itu bisa diterapkan pada bisnis anda. Ingatlah bahwa, Janganlah terlalu sombong ketika anda mendapat kesuksesan, kita tidak tahu, anda bisa saja menyiapkan kegagalan untuk menyergap dan menjatuhkanmu dari tahta emas. Tetaplah rendah hati dan berbuat kebaikan. 

    Dalam Wirausaha, bisnis anda memiliki peluang kegagalan yang sangat besar. Setengah dari wirausaha yang dibuat gagal, hanya dalam 5 tahun ke bawah. Sementara 2/3 dari semua wirausaha gagal sebelum 1 dekade.  Maka, hanya 1/3 yang selamat dari cengkraman maut yang bisa menikmati hingga jangka panjang. Namun jangan lupa 33% itu masih bisa saja gagal. Namun, bagaimana cara anda supaya bisnis wirausaha anda selamat sentosa? Ada beberapa alasan Wirausaha baru bisa gagal.

1. Uang tidak cukup, dari alasan apapun, ini mungkin adalah alasan paling pertama dan lurus. Bagaimanapun cara mendapat uang modalnya, modal uang sendiri, mendapatkan pinjaman bank ataupun mencari Investor. Bahkan sebelum memulai bisnis, jika uang tidak memadai atau anda tertipu pinjaman dan investasi buruk. Anda bisa jatuh sebelum memulai bisnis. Jangan berharap anda selamat dari cengkraman pertama ini jika bisnis anda berjalan berapa kali. JIka anda rugi terus, habis uang, atau alasan lainnya, anda bisa gagal.

2. Tidak mengetahui target pasar anda, Anggaplah anda sudah punya modal yang terpercaya, barangnya juga sudah, namun kenapa tidak ada yang tertarik? Coba tanya dahulu, Anda tahu barangnya untuk siapa? Siapa yang kamu mau beli? Siapa yang menurutmu tertarik? Siapa Kompetisinya? Target pasarmu mau bayar berapa? Jika anda tidak tahu target pasar anda apa saja, anda bisa menyiapkan diri ke dalam kegagalan. 

3. Visi yang tidak kuat, Apa fungsi bisnismu? Kenapa bisnismu harus ada? Jika kamu tidak memiliki visi yang jelas dan tidak fokus, kemungkinan besar, anda tidak bisa sukses, tanpa visi yang jelas terhadap jangka panjang maupun jangka pendek, bisnis tidak akan berjalan, jika pendirian anda tidak  kuat, anda bisa saja capek membuat bisnis, lalu bisnis akan berhenti. Jika anda sudah memiliki visi, anda harus menunjukan dan menkomunikasikan visi ini ke orang lain, dengan itu, bisnis anda bisa lebih terpercaya dan lebih banyak orang, termasuk pencari kerja akan tertarik pada bisnis mu.

4.Target yang terlalu jauh, Kamu memiliki ide bisnis yang luar biasa dan kamu yakin bahwa bisnis anda bisa terjual cepat seperti HP Iphone, kamu pasti sudah bermimpi akan terkenal ke ranah internasional dan menjadi Jeff Bezos kedua, namun hati hati, jika target yang kamu incar itu terlalu jauh dengan waktu yang sangat singkat, Bisnis anda bisa gagal, karena Mengembangkan bisnis itu membutuhkan waktu, Bisnis besar tidak dibuat dalam satu malam. Siapkan target yang lebih kecil dan mudah tercapai dengan waktu yang memungkinkan.

5. Terlalu banyak produk yang bukan spesialitas anda, banyak sekali wirausaha yang, karena ingin untung banyak, menyediakan terlalu banyak jenis barang atau jasa, namun, jika anda tidak menguasai cara berbisnis atau jika anda tidak bisa mengatur semua barang tersebut, anda bisa gagal. Barang atau jasa anda tidak akan berkualitas dan kamu akan lebih tak terpercaya, kamu tidak akan tahu kamu bisa apa, memang baik untuk bereksperimen dan mengikuti tren, namun jika anda menginginkan bisnis anda untuk menyediakan segalanya, anda salah besar.

6. Kurang Promosi, Sebaik apapun bisnis anda, kualitasnya, pelayanannya, atau apapun itu, jangan lupa terhadap satu hal yang sangat penting, Promosi. Promosi memperbolehkan anda untuk mendapat lebih banyak perhatian. Jika anda tidak mempromosikan bisnis anda dan hanya berharap pembeli akan datang sendiri, anda salah. Jika anda tidak cukup promosi, sebaik apapun bisnis anda, tidak ada yang akan melihat bisnis bersinar anda, Kamu harus bisa mempromosikan bisnis anda sebaik-baiknya, salah satu promosi yang paling efektif adalah secara lisan, maka carilah pelanggan dengan promosi anda dan jangan lupa memuaskan mereka agar mereka bisa mempromosikannya kepada orang terdekat mereka, bantuan orang terdekat anda sendiri juga boleh membantu bisnis anda.

7. Rencana yang tidak memadai, Semua orang tahu bahwa rencanakanlah jalanmu menuju kesuksesan, ya.Jika anda gagal berencana, kamu berencana untuk gagal. Jika rencanamu mbalelo, penerapannya juga buruk, apalagi tanpa rencana sama sekali, anda bisa hilang dalam ide ide dan bisnis anda bisa gagal. Rencana bisnis tak harus rumit,siapkan saja strategi membangun bisnis, mengetahui bisnis dan produk anda, dan cara mengalahkan kompetisi.

8. Tidak menerima kritik saran orang lain, kamu memiliki bisnis yang baik, namun seperti yang anda tahu, tidak ada yang sempurna kecuali Tuhan yang Maha Esa. Pasti ada sesuatu yang tidak benar, bahkan termasuk bisnis anda. Saat anda merasa bisnis anda cukup baik, jangan lupa mendengarkan kritik dan saran orang lain, baik , pembeli, atau orang terdekat, Anda tinggal memilih saran apa yang ingin dilaksanakan.

9. Hanya mau berbuat sendiri, Mengelola bisnis sendirian bisa saja jika bisnisnya lumayan kecil/ berwirausaha skala kecil,, namun jika anda ingin mengembangkan bisnis agar lebih besar dan sukses lagi, mengelola bisnis tidak bisa dilakukan sendiri, anda membutuhkan pekerja dan tim untuk membantu anda untuk melanjutkan wirausahamu. Kita harus tahu, sesuatu tak harus dilakukan sendiri. 

10. Barang Terlalu Murah atau terlalu mahal, Anda harus bisa mematok harga yang disukai orang, namun tetap memberikan untung bagi anda. Jika barang terlalu murah, mungkin ada orang yang akan suka membelinya, namun ada juga yang takut barangnya buruk dan tidak membelinya, dan kamu bisa rugi. Sementara jika barang anda mahal, mungkin akan banyak orang yang enggan membelinya, apalagi jika barangnya tidak bagus. Kamu malah bisa rugi juga.

11.Tidak memiliki kemampuan lembut(komunikasi, hubungan, dan sosial), apa itu soft skills? Soft Skills adalah kemampuan orang tidak teknikal namun lebih sosial dan dibutuhkan untuk memimpin wirausaha. Apakah soft skill itu? Kemampuan itu termasuk Perilaku, Komunikasi, Empati, Motivasi, Kerjasama, Mengatur Hubungan, Kepemimpinan, Membuat Keputusan, Penyelesaian Masalah, dan Penyelesaian konflik

12. Kehilangan semangat, Wirausaha sangatlah sulit, walau kamu sudah memiliki persiapan dan motivasi yang baik, kamu masih bisa mengalami Burnout , yang berarti kehilangan dorongan dan semangat dalam melakukan sesuatu, ini bisa terjadi akibat stres yang berat atau tidak mendapat support yang tepat. Wirausaha adalah pekerjaan yang dilaksanakan setiap hari, dan jika anda tidak sanggup mengalahkan beban ini, kamu bisa putus asa dan akan bisnismu akan tutup. Maka jangan lupa untuk beristirahat namun tetap ingat pada tujuanmu yang mulia.

    Tentu saja ada alasan lain yang tidak saya sebutkan, namun ini bisa menjadi pembelajaran untuk wirausahawan baru untuk mengembangkan bisnis anda. Kemungkinan besar, jika kamu ingin menjadi wirausahawan, siaplah untuk kegagalan terus menerus. 

    Sebenarnya, hampir semua wirausahawan sukses pasti pernah mengalami kegagalan yang berbeda skala, namun tentu, kegagalan itu hanya kemenangan yang tertunda, dan kegagalan itu bisa subjektif. Namun Berikut adalah beberapa contoh wirausahawan yang pernah gagal, namun kembali menjadi sukses

1. Soichiro Honda

Soichiro Honda keluar dari sekolah untuk berlatih di Art Shokai untuk bekerja di otomotif, ia memulai cabang Art Shokai di Hamamatsu 8 tahun kemudian. Pada tahun 1936, ia mencoba membuat bagian otomotif untuk Toyota yang sayangnya tidak diterima. Namun momentum beruntung datang pada akhir Perang Dunia Kedua dimana gasoline barang langka, ia membuat motor yang membutuhkan sedikit gas yang bisa ditaruh di sepeda. Ia pun membuat Honda, dan setelah itu perusahaannya sukses besar dan bahkan menjadi kompetitor besar Toyota.

2. Milton Hershey

Milton Hershey keluar dari sekolah umur 13, lalu awalnya memulai pelatihan kerja di sebuah bisnis printing, namun selanjutnya ia bekerja di sebuah toko permen yang menginspirasinya untuk membuat toko permen, namun 2 kali ia mencoba membuat toko permen, ia gagal total, namun percobaan ketiganya dimana ia menjual karamel sukses. Suatu hari ia menjual toko karamelnya yang sukses sebanyak 1 juta dolar amerika, Perusahaan Hershey pertama di Pennsylvania, ia membangun sebuah komunitas disana yang menjadi Kota Hershey. Akhirnya ia membuat sebuah kerajaan jaya konfeksi yang terkenal. 

3. Elon Musk

Elon Musk harusnya tak perlu diperkenalkan lagi kan? Elon Musk memiliki banyak sekali Perusahaan yang terkenal SpaceX, Tesla, Boring Company, dan masih banyak lagi. Ia masuk ke dunia bisnis saat menjual game pertamanya yang sukses, setelah selesai universitas di bidang fisika, ia membuat dan menjual perusahaan pertamanya Zip2 Corporation seharga 307 juta dolar amerika. Namun walau perusahaan pertamanya sukses, ada banyak sekali kegagalan ganas di karir Elon Musk. Yaitu PayPal yang tidak mendapat untung dan harus dijual ke Ebay, dan kehilangan duitnya dari ledakan roket SpaceX. Namun Ia tidak menyerah dan akhirnya sukses melanjutkan Perusahaan SpaceX nya, sampai kolaborasi sama NASA. Ia juga membuat Mobil Tesla yang mendapat banyak penghargaan.

4. Brian Chesky

Brian Chesky lahir di New York dan menyukai Seni, nge Gym, Hockey dan Desain. Setelah mendapat Sarjana di Desain Industrial, ia bertemu dengan Joe Gebbia, yang akan menjadi co penemu Air Bnb, mereka saat itu hubang banyak, dan tidak bisa bayar kontrakan, namun mereka mencoba untuk mengkontrak kontrakan mereka dan bekerja sama dengan Nathan Blechacyzk yang juga akan menjadi Co-founder. Mereka mencari 7 investor dengan mengemail, namun 2 tidak menjawab dan sisanya menolak. Tapi untungnya sebuah Investor bernama Y combinator memberikan investasi yang dibutuhkan, dan Airbnb sukses besar. 

5. Steve Jobs

Sedikit berbeda dari contoh sebelumnya diatas dimana kegagalan biasanya di awal, namun kegagalan bisa terjadi di tengah, ini pernah terjadi pada Steve Jobs dimana Perusahaan yang ia temukan bersama memiliki masalah koneksi dengannya dan ia terpaksa keluar pada tahun 1985 karena cekcok dengan CEO John Sculley, namun di saat ia keluar dati Apple ia membuat 2 bisnis baru, yaitu Pixar dan NeXT (perusahaan komputer), namun walau bisnis Pixar sukses dan dijual ke Disney, NeXT tidak begitu, namun untungnya, NeXT dibeli Apple tahun 1996, dengan itu mengembalikan Steve Jobs ke tempatnya, dengan NeXT ia membuat Ipod, Iphone, dan Ipad sukses besar dan menjadi produk Apple paling depan dan diketahui banyak orang.

Dari contoh contoh sebelumnya dapat dilihat bahwa banyak sekali wirausahawan yang pernah gagal, baik skala besar yaitu hancurnya wirausaha atau hanya salah satu bagian yang tidak berhasil, kegagalan pasti ada. Hanya apa yang kamu lakukan dengan kegagalan itu yang penting. Jangan menyerah dan tetap bekerja keras.

Jika anda memiliki bisnis yang saat ini tidak begitu baik kondisinya (ini sangat mungkin, karena COVID dan resesi), anda tentu tidak ingin wirausaha anda terbuang sia-sia bukan? Maka jika anda ingin mencoba menyelamatkan bisnis anda yang sedang turun, jangan menyerah dan anda bisa melihat cara menyelamatkan wirausaha anda.

1. Ubah mindset anda, jika wirausaha kamu sedang rugi dan turun, kamu mungkin akan merasa putus asa dan mulai panik. Jangan! Pemikiran seperti ini bisa merusak bisnis anda. Jika kamu merasa ada suara pikiran yang pesimis, diamkanlah, berikut caranya:

- Menyadarinya, coba fokus kapan pikiran buruk datang menghampiri, kamu akan menyadari pikiran buruk itu muncul terus dan menghalangi kerja mu,

- Tantangilah, coba menantang dan menanyakan pikiran buruk anda, apakah itu benar, sangkallah pikiran buruk ini.

-Diamkanlah, anggap kamu memiliki remot TV didalam pikiranmu, saat jika pikiran buruk, diamkanlah dengan remot itu, atau tutup mulut pikiran buruk itu.

-Lawanlah, Ubah pikiran buruk dengan pernyataan positif dan percaya diri, seperti Saya Bisa, Saya bisa berhasil, dan sebagainya, Lawanlah pikiran buruk itu dengan pikiran baik. 

Pikiran Baik dan fleksibel bisa memperbaiki bisnis, raga dan kepercayaan diri anda.

2. Melakukan analisis SWOT, (BaBuSemAn), SWOT adalah singkatan dari Strength, Weakness, Opportunity, dan Threats, jika diubah menjadi bahasa Indonesia bisa menjadi BABUSEMAN, yaitu, Kekuatan, Kelemahan, Kesempatan, dan Ancaman. Sangat baik untuk mengecek performa bisnis anda, melihat kekurangan anda, melihat lagi Kesempatan baru yang ada saat kondisi ini, dan ancaman kondisi yang bisa menutup bisnis anda. Carilah Kebaikan yang harus dipertahankan, cari Kelemahan yang harus diperbaiki, Carilah Kesempatan yang baik saat ini, dan hindarilah ancaman yang bisa menghancurkan bisnis anda. Jika bisnis anda sedang dalam masa kegagalan, carilah alasan kenapa bisnis mu gagal, carilah kritik dari pembeli, atau saran dari orang terdekat atau yang berpengalaman.

3. Coba menganalisis target pasar dan pembeli sekali lagi, apa yang target pasar dan pembelimu ingin atau butuhkan? Apa perilaku pembelian mereka? Jika anda mengetahui fakta-fakta tersebut, kamu bisa membuat strategi baru dan memberi produk yang mereka inginkan.

4. Menyiapkan Target yang SMART. Cek Target bisnis anda lagi, berapakah target yang tercapai. Jika ada target yang tidak penting, coba keluarkan, Siapkan Target yang Bersifat SMART, demi visi yang lebih jelas agar bisa membantumu mengembangkan bisnis anda. SMART merupakan singkatan dari: 

-Specific (Jelas), targetnya harus jelas dan bisa dimengerti, target harus bisa membuat kamu fokus, jangan menggunakan target samar samar yang ambigu.

-Measurable(Bisa dihitung), target harus bisa diukur jangka waktunya dan bisa diketahui kapan diselesaikan, jangan menggunakan target mimpi yang jangka waktunya susah diketahui dan terlalu jauh untuk dicapai.

-Achievable(Bisa diselesaikan), target harus bisa tercapai dalam waktu yang memadai dan sesuai kemampuan, target tidak boleh terlalu jauh untuk dicapai atau target yang terlalu utopian dan sulit dilakukan didunia nyata.

-Relevant(Relevan), target harus sesuai keadaan yang dialami oleh kamu saat ini, tentu, kamu boleh membuat target jangka panjang, namun jangan lupa membuat target untuk menyelesaikan saat ini. Selain itu targetmu harus sesuai dengan tujuan dan rencana.

-Time Bound(memiliki deadline), target harus memiliki deadline yang baik dan kamu mampu capai, namun juga jangan terlalu lama deadlinenya karena hanya akan memperlambat perkembangan bisnismu.

Jangan lupa setelah menyiapkan sebuah target, siapkan juga sebuah rencana bisnis baru anda setelah analisis, dengan strategi baru, siapa yang akan membantumu, dll.

5. Mengurangi pengeluaran, dan prioritaskan pembayaran, Dalam dunia bisnis, jika kamu memiliki masalah, tak ada salahnya untuk mengurangi pengeluaran anda, Mulai dari mengurangi Pengeluaran yang tidak penting seperti liburan, makan enak, dll. Selain itu mulailah hidup lebih hemat pada saat sulit ini demi mengurangi harga bulanan rumah, jika kamu kontrakan, boleh negosiasi kepada pemilik untuk membantu. Jika bisnis lebih besar dan bermasalah, bisa saja menutup beberapa toko. Jika situasi sudah sangat buruk dan terpaksa barulah mengurangi pekerja, atau jam kerja dan kompensasi.

6. Mengatur aliran uang, seperti yang sudah diketahui, alasan utama bisnis gagal adalah kehabisan modal untuk melanjutkan bisnis, sebaiknya aliran uang konsisten, karena jika tidak cadangan modal bisa habis dan bisnis gagal. Namun jangan lupa untuk mengaturnya dengan efisien dan tidak foya foya, mampulah memprediksi aliran uang supaya kamu tahu input dan output bisnis, dan gunakan informasi itu untuk memprediksi penjualan barang dan pengeluaran agar tahu berapa banyak uang yang masih ada di akun bank. Selain itu jangan lupa mengirim faktur/kwitansi tepat waktu dan mengejar pelanggan makan kabur tanpa bayar. Jangan lupa lindungi aset pribadi dan perusahaan

7. Jika memiliki investor, jangan dibiarkan, bicara tentang masalahmu, Jika kamu tahu, Singapura dan Jepang memiliki hutang yang sangat besar namun mereka sukses sekali. Ini juga bisa diterapkan kepada bisnis anda, bisnis yang kecil dan punya banyak utang namun terpercaya memiliki nilai kredit besar, Jangan khawatir akan hutang, kamu pasti bisa bayar, jika kamu punya masalah, cobalah curhat ke investor terpercayamu, mereka pasti mengerti dan akan mencoba membantumu jika kamu dipercaya oleh mereka dan mereka yakin kamu bisa bayar.

8. Mengatur dan merapikan Bisnis anda, tanpa organisasi yang baik (alias berantakan), bisa mengakibatkan kerugian yang tak terhitung, mengurangi kepercayaan bisnis anda, membuang waktu dan tenaga, dan menyulitkanmu, kamu bisa stres dan tidak bisa bekerja begitu efektif. Jadi, jika birokrasi bisnis anda berantakan, anda bisa mencoba merapikan organisasi bisnis anda, menghilangkan jalur hubungan yang gak penting, menyederhanakan birokrasi, dan lain lain.

9. Secara objektif mencari alasan bisnis mulai rugi dan mencari solusi. Banyak wirausahawan kecil sombong dan tidak mau memperbaiki diri, ini bisa membuat bisnis mereka gagal. Bisnis itu bukan bagian kamu, pisahkan dirimu dari bisnis, supaya merasa lebih aman jika bisnis kamu gagal, setelah itu cobalah cari alasannya, baik dari diri sendiri atau dari orang lain, jangan takut bertanya ke orang lain untuk saran. Semua itu bisa kamu kumpulkan untuk memperbaiki bisnis anda.

10. Kembali ke rencana. Jika sudah mendapatkan alasan dan saran atas bisnis yang sedang terpuruk, kamu boleh kembali ke rencanamu semula, apakah ada yang salah dari cara kamu berbisnis? apakah butuh perubahan strategi? apakah ada masalah lainnya? Coba pikirkan, jika selesai anda coba mengubah rencana yang sudah ada sebelumnya, lalu mencoba mengimplementasikannya lagi, jangan lupa jangan menyerah.

11. Puaskanlah Pembelimu, Memberi kepuasan kepada para pembeli sangatlah penting, Pembeli adalah pemberi keuntungan, jika bisnismu ada masalah, kemungkinan besar masalah itu adalah tidak ada yang mau membeli produk mu, dan mungkin jika ada yang membeli, mereka meninggalkan bisnisnya begitu saja, kenapa? Mungkin sebaiknya tanyakan kepada pembeli sendiri, apa produknya buruk, apa  harganya terlalu mahal, apa pelayanannya buruk, atau apa saja. Jika ada yang berkenan menjawab carilah saran yang ingin diimplementasikan demi keuntungaan, Kompetisi bisnis saat ini sangatlah sulit dan pembeli semakin sulit dipuaskan, jika mereka tidak seuka mereka bisa menjatuhkanmu dengan sosial media atau dari mulut ke mulut. Itu memang sulit, namun itulah dunia bisnis.

    Namun apa yang terjadi jika wirausaha mu sudah gagal, kegagalan dalam berbisnis itu bukanlah hal yang mudah, kegagalan bisnis dapat membebani hidup dengan masalah keuangan, kerusakan hubungan, tantangan dalam pendirianmu. Jika bisnismu sudah terlanjur gagal, jangan khawatir, ini bukan akhir dunia. Ini hanyalah ujian hidup yang diberi oleh Tuhan yang Maha Kasih untuk menguatkanmu. Jadi apa yang sebaiknya dilakukan.

1. Jika kegagalan bisnis menyebabkan masalah di kehidupanmu, jangan panik, kerjakan dan perbaiki masalah dan akibat, kesalahan bisa diperbaiki, tapi janganlah meninggalkan kesalahan itu sampai memburuk seperti kanker hingga kau tidak bisa perbaiki lagi. Perbaikilah kesalahan dan dampak dengan tenang dan satu-persatu jangan panik ingin menyelesaikan semua atau menghindari tanggung jawab.

2. Jangan mengambil kegagalan bisnis ini secara personal dan langsung, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kamu dan bisnismu terpisah, bisnismu bukan bagian darimu dan kamu bukan bagian dari bisnismu. Jangan khawatir, kamu bisa membangun bisnis yang baru. Mungkin bisnismu hancur, tapi kamu masih ada, janganlah mengambil kegagalan bisnis ini dengan terlalu emosional, ini adalah pelajaran penting bagi mu Terimalah dengan lapang dada, ini kehidupan, kamu bisa bangkit lagi.

3. Carilah apa yang salah, jika saran yang disebutkan sebelumnya sudah terlambat untuk diimplementasikan atau tidak ada yang dicari, siaplah menganalisanya sendiri. Apa yang salah yang menyebabkan kegagalan bisnis anda? adakah dari alasan diatas? atau alasan lain, carilah kesalahan dalam bisnis hingga ke akar-akarnya, dari yang kecil hingga yang besar. Jangan lupa melihat bisnismu, apa yang sudah dicapai? apa sebenarnya visinya? Adakah kesalahan dalam pelayanan maupun produk? kamu bisa meminta bantuan orang lain untuk bersama mencari akar masalah.

4. Coba memikirkan jika kau butuh kerja penuh, Jika mau membuat bisnis baru lagi, jangan lupa untuk memikirkan orang lain, jika uang yang kamu dapat dibutuhkan orang lain seperti keluarga, cobalah mencari kerja dulu hingga keuangan stabil. Kamu juga bisa belajar dari pemberi kerjamu apalagi ia juga pembisnis. Tidak ada salahnya keluar dari dunia bisnis sebentar untuk bekerja penuh. Untuk mendapat pengalaman serta menyiapkan anda untuk bisnismu yang baru.

5. Kembalikan minat dan harapanmu, Setelah kegagalan, kamu pasti akan putus asa melihat bisnis yang kamu sudah bekerja keras terbakar begitu saja. Namun kamu tidak bisa hanya tinggal diam dan menyerah, bersemangatlah. Cobalah kilas balik kesaat pembuatan bisnis itu, apa yang kamu suka pada saat bisnis itu, apa yang kamu tidak suka, coba membuat rencana untuk memaksimalkan kesenangan dan mengurangi kesebalan, coba kilas balik ke seluruh hidupmu, apa yang kamu mau, buatlah itu menjadi nyata. Dengan menguatkan minat dan harapan kamu bisa kembali bersemangat dan melewati masa kelam ini lebih cepat.

6. Mencoba lagi, kecuali jika anda merasa bahwa wirausaha tidak tepat bagi dirimu, sebaiknya setelah kegagalan jangan menyerah dan mencoba lagi dari awal untuk memulai lagi bisnismu, setelah menyelesaikan masalah dampak kegagalan bisnis dan meninggalkan kegagalan itu, pelajari kegagalan itu untuk memulai wirausaha yang baru, apa yang salah harus diperbaiki, apa yang baik harus dipertahankan, tanyalah orang lain apa yang harus ditingkatkan, Kegagalan ini adalah pengalaman yang penting bagi kehidupan, ini bisa membuatmu menjadi orang yang lebih baik dan lebih pintar dan bijak dalam memulai bisnis. Jika kau masih ingin memasuki dunia bisnis, lakukanlah, tak ada yang menghentikanmu.Bekerja keraslah mencapai mimpimu.

7.Jadikan kegagalan sebagai kebanggaan, Orang yang gagal adalah orang yang berani mengambil resiko yang besar, tentu, ada banyak yang tidak mencapai kesuksesannya, namun dengan kegagalan itu bisa diketahui kau adalah orang yang berani dan percaya diri menghadapi resiko, jangan buat kegagalan sebagai kemaluan, banyak sekali orang sukses yang awalnya gagal besar. Kau bisa menjadi salah satu dari mereka, dan jika kamu ingin sukses dalam wirausaha kau harus mengambil lebih banyak resiko.

8. Bertemu dan bergaul dengan orang yang akan membantumu kembali ke arah yang benar, Jangan lupaberkomunikasi kepada keluarga yang selalu memberi dukungan kepada mu, carilah orang terdekat yang sukses dan belajarlah dari mereka, carilah mentor, kelas, atau seminar dalam entrepreneurship (carilah mentor, kelas, dan seminar yang terpercaya, seperti yang sudah memiliki bisnis yang besar dan mendapatkannya dengan cara yang adil dan baik, bukan hanya orang yang hanya kaya dan ingin menipu keluguanmu demi keuntungan, penipuan dalam bentuk mentor lebih sering ditemukan online). Belajar dengan bekerja dekat dengan wirausahawan untuk belajar, semakin banyak belajar, semakin banyak yang anda tahu, semakin siap anda mengadu nasib dengan wirausaha.

     Ingat kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Semoga tuhan memberkati Bisnis anda supaya sukses sentosa. Kegagalan bukanlah akhir dunia walau terasa sakit, ini hanya ujian, kembali lagi sangatlah mungkin, namun dibutuhkan kerja keras dan pendirian yang teguh dan keberanian mengambil resiko yang besar demi mencapai kesuksesan dalam wirausaha. Jangan putus asa dan teringat terus kegagalan itu, tinggalkan dan move on . Siapa tahu, anda bisa menjadi orang terkaya di Indonesia dengan bisnis anda, jangan lupa berdoa kepada Thuan yang Maha Esa diberi kemudahan dalam berbisnis dan tetap rendah hati dan berbuat baik demi akhirat.


Kamis, 14 Oktober 2021

Cara menarik Investor potensial

 Investasi adalah aktivitas menaruh uang ke sebuah aset demi sebuah keuntungan yang dikembalikan, Investasi dapat dikembalikan sebagai untung maupun rugi. Sebagai Wirausahawan, Investasi dapat menjadi bantuan besar untuk modal demi mengembangkan bisnis, walau ada beberapa keuntungan yang harus diberikan ke Investor. Biasanya, Bisnis Besar memiliki banyak investor dan capital . Bagaimana cara menarik investor. Sebelum itu, anda harus mencari investor yang baik dan terpercaya. Mulai dari keluarga, atau cek investor malaikat (angel investor) yang berpengalaman dan ingin membantumu. Menghindari Investor Predator yang ingin mengambil keuntungan anda, sebaiknya siapkan seorang pengacara untuk mengecek kontrak yang diberikan, jika ada yang aneh, tanya mereka untuk klarifikasi supaya tidak kena scam, dan jangan lupa untuk juga baik kepada mereka investor yang terpercaya dan menjadikan kamu terpercaya. Setelah itu, saatnya mencari banyak Investor.

1. Siapkan hasil asli, investor akan tertarik jika bisnis anda memiliki hasil untung yang besar, maka, jualkanlah produk atau jasa anda sehingga mendapatkan keuntungan besar. Investor akan tertarik pada bisnismu.

2. Persiapkan anda untuk penolakan, ada banyak sekali alasan seseorang tidak mau berinvestasi ke bisnis mu, cari tahulah alasan penolakan tersebut dan mencoba mencari solusi, atau memberikan ketenangan karena itu tidak akan terjadi. Tentu, bisa saja, mereka memberikan pertanyaan yang anda tidak siap. Jangan lupa, setiap detik penting, jawablah sebisa mungkin dan spontan. Jika ditolak, tidak apa-apa, bisa cari yang baru. Memikirkan alasan penolakan investasi bisa mempermudah anda mendapat investasi.

3.Jual melalui networking, jual secara lembut dengan koneksi anda, jual kepada keluarga, dan cara mereka yang tertarik pada bisnis anda, pergi ke acara networking untuk bertemu orang baru dan coba menawarkan bisnis anda ke mereka. Dengan itu, semakin banyak orang akan tertarik dan akan berinvestasi pada Bisnis anda.

4. Promosikan Stok anda secara menggiurkan. Janjikan keuntungan besar, dividen yang juga besar, keuntungan langsung, dan lainnya. Semakin menggiurkan Stok anda, semakin baik, tapi jangan lupa untuk tidak membuat janji semata yang tidak tercapai, jika begitu, anda akan dicap pembohong dan ada orang yang akan menghindari bisnis anda.

5. Jujur dan transparan, supaya koneksi anda ke investor anda tidak hancur akibat janji yang tidak kunjung datang atau ide yang gagal, anda sebaiknya saat mempromosikan bisnis, promosikan idenya dahulu, jangan terlalu terbuka, secukupnya saja. Untuk investor terdekat seperti keluarga dan teman, anda boleh memberikan update status bisnis anda supaya semakin terpercaya. Jangan juga memberikan janji yang terlalu besar yang tidak mungkin dicapai.

6. Kalau bisa, cari organisasi pemerintah yang memiliki fungsi membantu bisnis kecil warga yang bisa membantu bisnismu berkembang. Mereka memiliki koneksi dan sumber daya, mereka bisa mengarahkan anda ke arah yang benar bahkan jika mereka tidak bisa memberi uang. Jika kamu mendapat orang yang berpengalaman dalam meningkatkan ekonomi, anda bisa bertemu orang yang benar dan bisnis anda berkembang.

7. Presentasikan bisnis kamu sebaik mungkin, presentasi harus menarik, jangan penuh kata-kata karena investor potensial akan sulit mengerti dan jangan pakai gambar yang tidak penting karena akan terlihat tidak profesional, jangan lupa isinya harus singkat, padat, dan jelas. Jika presentasi bagus, banyak orang akan tertarik ke Bisnis kamu dan akan ingin menyiapkan investasi.

8. Mulai dengan Investor utama, Carilah yang kamu paling dekat dan percaya, carilah orang yang berpengalaman dan banyak koneksi, jika sudah menemukannya, perhatikan mereka, buat mereka spesial, dan dengarkan saran mereka, jika ternyata anda salah kaprah, carilah yang lain. Jangan lupa, mereka sangat vital, koneksi mereka menjadikan mereka promoter terbaik, pengalaman bisnis mereka bisa membantumu mengembangkan bisnis, dan kedekatan kamu dengan mereka bisa membuatmu lebih nyaman, aman dan lebih tidak khawatir atas keamanan bisnismu.



Rabu, 13 Oktober 2021

Jenis- Jenis Wirausaha dan Wirausahawan

Wirausaha adalah sebuah bisnis, dan tidak ada satu bisnis yang sama, Wirausaha dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan banyak hal. Jenis Wirausaha berdasarkan besar dan tujuan ada 4 yaitu:
1. Wirausaha Usaha Kecil (UMKM)
Wirausaha Usaha Kecil adalah bisnis wirausaha yang tidak terlalu ambisius, dimana seperti UMKM (contohnya pedagang kaki lima, dan pedagang di pasar) dimana tempat usahanya hanya minimal 1 tempat saja, tidak ada investasi luar, semua untung yang didapatkan oleh bisnis dinikmati oleh wira usahawan dan hanya mengambil pinjaman uang jika butuh saja.
2. Rintisan Berkembang (Startup)
Start up adalah wira usahawan yang memiliki ide yang memiliki harapan membuat inovasi sebuah barang atau jasa, lalu mengembangkan menjadi perusahaan yang terus berkembang dan menjadi besar, banyak sekali wira usahawan kaya yang memiliki jenis bisnis seperti ini.Tidak seperti usaha kecil Rintisan berkembang/ Startup membutuhkan beberapa investor luar dan juga barang produksi yang banyak.
3. Perusahaan Besar (PT, CW, dan lain lain)
Perusahaan besar adalah perusahaan dimana perusahaan yang memiliki putaran hidup yang tak terbatas, merek tau bagaimana cara mengontrol bisnis secara professional, biasanya dipimpin oleh eksekutif level C.  Mereka dapat  membuat perusahaan bagian baru dan membuat produk baru demi kebutuhan pasar dan konsumer nya. Segala bisnis bisa menjadi perusahaan besar jika wirausahanya sudah berkembang menjadi besar, memiliki banak franchise dan ritel yang banyak.. Bisa secara nasional ay=tau lebih baik, Internasional.
4. Perusahaan Sosial (Non-Profit)
Perusahaan Sosial, atau non profit organization sedikit berbeda dengan jenis wirausaha lain, dimana penciptanya tidak mencari keuntungan, akan tetapi menggunakan organisasi miliknya untuk memberi bantuan ke warga sekitar, membantu ekosistem, dan masih banyak lagi demi kesejahteraan sosial dan memberi kebaikan ke masyarakat luas dan manusia. Contoh Wirausaha jenis ini adalah Amal (Charity) dan masih banyak lagi. Organisasi Terkenal yang merupakan Perusahaan Non Profit adalah Tzu Chi.

Ada banyak lagi Jenis Wirausaha lain, yang tidak disebutkan, Wirausaha Inovatif (Membuat barang baru), Wirausaha Kerja Keras/Mandiri(bisnis dikerjakan sendiri dan menjadi besar), Wirausaha Imitator(mengikuti dan meningkatkan produk yang sudah ada), Wirausaha Riset(Wirausaha dengan persiapan riset yang matang), dan Wirausaha Pembeli(Seseorang yang kaya yang membeli bisnis yang dianggap akan sukses, contohnya Disney saat ini), dan mungkin lebih banyak lagi.

Wira usahawan memiliki tujuan tujuan yang berbeda dalam memulai bisnis. Tujuan setiap orang berbeda-beda, namun berikut beberapa jenis karakter wira usahawan. kemungkinan besar ada yang memiliki lebih dari dua karakter yang disebutkan disini dan ada juga yang tidak disebutkan.
1. Pembangun
Seorang wira usahawan pembangun biasanya ingin membangun bisnis secepat mungkin, mengambil talenta yang banyak dan investor terbaik demi memiliki fondasi bisnis yang kuat. Sifatnya yang tempramental biasanya akan menyulitkan sedikit relasi personal dan bisnis, namun pas dengan kecepatan pertumbuhan.
2. Pengambil kesempatan
Oportunistik, Seorang Wira Usahawan Oportunistik adalah Wirausahawan yang ingin memiliki keuntungan yang banyak dan cepat, maka dengan itu mereka dengan cepat mencari peluang ekonomi baru yang dapat mereka pakai, apapun yang trending, akan mereka siapkan bisnis, hingga saat sudah mencapai puncak trend tersebut, mereka akan keluar dan mencari tren baru. Wirausahawan macam ini lumayan impulsif.
3. Innovator
Wirausahawan macam ini memiliki ide yang hebat dan luar biasa, tak pernah dipikirkan sebelumnya, tidak seperti wirausahawan sebelumnya yang fokusnya hanya uang, mereka lebih menginginkan barang mereka memiliki dampak pada dunia, mereka melakukan apa yang mereka mau dan mendapatkan peluang bisnis. Namun mereka biasanya tidak begitu baik dalam mengelola bisnis, sehingga mereka biasanya hanya akan memberikan tugas tersebut ke orang yang lebih berpengalaman karena mereka hanya jual dan buat ide mereka.
4. Spesialis
Jenis wirausahawan macam ini memiliki pikiran yang tahu resiko dan memiliki kemampuan analisa yang baik. Mereka mendapatkan pengetahuan itu dari tahun belajar dan bekerja bersama orang yang profesional. Mereka membangun bisnis melalui pengaturan relasi dan melalui promosi dari mulut/sosial media, yang menyebabkan pertumbuhan agak lambat

Minggu, 19 September 2021

10 Wirausahawan terkaya di dunia

10. Larry Page

Larry Page, lahir 26 Maret 1973 membentuk Google bersama Segey Brin ia menjadi CEO Google hingga 2001, lalu ia menjadi CEO Alphabet Inc. Hingga 2019, Ia memiliki kekayaan sebanyak 50 Miliar Dollar.



9. Michael Bloomberg

Michael Bloomberg, lahir 14 Februari 1942 adalah co founder dari Bloomberg L.P. Sebuah Perusahaan Media, jasa finansial dan perusahaan software, ia juga pernah menjadi walikota New York City. Ia juga merupakan bagian dari The Giving Pledge dimana ia telah memberikan 8.2 Miliar dolar. Ia memiliki 55 Milliar dollar.



8. Mark Zuckerberg 

Mark Zuckerberg, lahir 14 Mei 1984 adalah co-founder Facebook, sebuah perusahaan media sosial yang terkenal, ia juga membeli Instagram dan Whatsapp, ia merupakan miliarder sendiri paling muda.Ia punya  62 Milliar Dollar.



7. Larry Ellison

Larry Ellison, lahir 17 Agustus 1944 adalah co penemu dari perusahaan Oracle, sebuah Perusahaan CMT, ia juga memiliki 62 Milliar Dollar, ia juga membeli Pulai Lanai di Hawaii.



6. Amancio Ortega

Amancio Ortega, lahir 28 Maret 1936 adalah orang bisnis spanyol miliarder. Ia merupakan penemu perusahaan Inditex yang memiliki toko fashion Zara. Zara memiliki 7.500 toko. Ia memiliki uang $63 miliar.



5. Carlos Slim Helu

Carlos Slim Helu lahir 28 Januari 1940 di Meksiko, Ia adalah Penemu America Movil, yang merupakan perusahaan Perusahaan Telekom di Meksiko. Ia memiliki Uang $64 miliar .



4. Bernald Arnault 

Bernald Arnault adalah wirausahawan dari Prancis,yang merupakan pemilik LVMH sebuah perusahaan barang mewah, contohnya Louis Vuitton.Bernald Arnault memiliki uang $76 Milliar dan menjadi orang terkaya di Eropa.



3. Warren Buffett

Warren Buffett, lahir 30 Agustus 1930 merupakan investor tersukses. Ia memiliki Berkshire Hathaway, yang bahkan punya Dairy Queen dan GEICO. Ia memiliki uang $ 82 Milliar.



2. Bill Gates

Bill Gates, lahir tahun 28 Oktober 1955 merupakan founder dan Microsoft, tahun 1975. Ia memiliki $ 97 Milliar.Ia juga memiliki Skype, Yammer, dan Microsoft Mobile (dulunya Nokia)



1. Jeffrey Bezos

Jeff Bezos, lahir 12 januari 1964, merupakan penemu dan CEO dari perusahaan e commerce terkenal Amazon tahun 1994, ia juga memiliki Audible, Amazon Prime, dll. Ia memiliki uang sebangyak $131 miliar.



Sabtu, 18 September 2021

Sejarah Wirausaha

Istilah entrepreneur diserap dari Bahsa Prancis yang pertamakali muncul dalam kamus prancis  Dictionnaire Universel de Commerce yang disusun oleh Jacques des Bruslons  pada tahun 1723. entrepreneur dalam Bahasa Prancis berasal dari kata entre artinya antara dan prendre artinya mengambil.Istilah ini dulunya berarti orang yang membawa sesuatu dari perjalanan yang beresiko, kata ini dulunya mirip dengan Petualang (adventurer) Studi tentang kewirausahaan dimulai sejak akhir abad ke-17 dan awal abad ke-18 oleh ekonom Richard Cantillon yang merupakan salah satu dasar ekonomi klasik. Cantillon mendefinisikan istilah wirausaha dalam karya Essai sur la Nature du Commerce en Général yang terbit tahun 1755 sebuah buku yang dianggap oleh William Stanley Jevons sebagai "tempat lahir ekonomi politik".

Di luar negeri, istilah kewirausahaan telah dikenal sejak abad 16, sedangkan di Indonesia baru dikenal pada akhir abad 20. Beberapa istilah wirausaha seperti di Belanda dikenal dengan ondernemer, di Jerman dikenal dengan unternehmer. Pendidikan kewirausahaan mulai dirintis sejak 1950-an di beberapa negara seperti Eropa, Amerika, dan Kanada.Bahkan sejak 1970-an banyak universitas yang mengajarkan kewirausahaan atau manajemen usaha kecil. Pada tahun 1980-an, hampir 500 sekolah di Amerika Serikat memberikan pendidikan kewirausahaan.DI Indonesia, kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang.

Rabu, 08 September 2021

ENTREPRENEUR MUDA INDONESIA

 

1. Nadiem Makarim

Walaupun sekarang ia sudah tidak lagi menjadi pengusaha karena mengemban tugas negara sebagai Kemendikbud, tapi tidak afdol jika tidak membahasnya.

Nadiem Makarim, siapa yang tidak kenal dengan mantan bos pasukan hijau ini?

Ya, dia adalah penemu sekaligus CEO dari Go-Jek, layanan transportasi ojek berbasis aplikasi yang

Kini, Go-Jek bukan hanya ada di Jakarta melainkan sudah menyebar di hampir seluruh kota besar di Indonesia.

Bahkan, aplikasi Go-Jek sendiri sudah meluas layanannya hingga ke banyak industri.

Jangan bertanya omsetnya berapa jika para driver Go-Jek sendiri bisa mengantongi banyak penghasilan per bulannya dari mulai 3 juta sampai puluhan juta.

Sekarang ini Nadiem sudah mundur dari perusahaan Go-Jek dan digantikan oleh Andre Soelistyo dan Kevin Aluw.

Tapi dengan cerita Nadiem ini, menunjukan bahwa pemuda Indonesia jika berusaha pasti bisa mewujudkan mimpinya.

2. Ferry Unardi

Situs apa yang biasa Anda gunakan untuk membeli tiket liburan atau menyewa penginapan? Jika itu Traveloka, Anda harus tahu lebih dulu siapa pendirinya.

Ferry Unardi, pria kelahiran 1988 ini berhasil mendirikan Traveloka. Ia telah memikirkan ide bisnis ini sejak duduk di bangku kuliah, hingga akhirnya di tahun 2012 keingininannya terwujud. Saat itu usianya masih 24 tahun, masih sangat muda untuk seorang pebisnis.

Banyak investor yang tertarik untuk menjalin kerja sama dengan Ferry karena beranggapan bahwa bisnis ini akan merangkak naik di masa mendatang.

Benar saja, dari tahun 2012 sampai sekarang, Traveloka masih menjadi situs pencarian tiket liburan terbaik yang dipilih oleh masyarakat.

3. Ahmad Zaky

Anda pasti pernah membeli atau menjual barang-barang di salah satu situs e-commerce Bukalapak bukan?

Situs ini semakin terkenal dan banyak pesaingnya, pun penggunanya juga semakin bertambah. Pendiri situs Bukalapak adalah Ahmad Zaky, seorang pemuda Indonesia yang lahir tahun 1986.

Pada awalnya, di tahun 2010, perusahaan ini merupakan digital agency bernama Suitmedia. Kemudian Ahmad Zaky mengembangkannya menjadi situs jual beli online resmi yang ia beri nama Bukalapak.

Seperti bisnis pada umumnya, Ahmad Zaky mengalami berbagai permasalahan dan rintangan dalam menjalankan bisnisnya. Hal tersebut dikarenakan masyarakat masih awam dengan situs-situs jual beli online, termasuk Bukalapak.

Namun, berkat kegigihannya, perusahaan yang ia dirikan mulai dikenal dan digunakan oleh banyak orang. Bahkan banyak investor dalam negeri maupun luar negeri yang tertarik bekerja sama dengan Ahmad Zaky untuk memperbesar perusahaan ini.

3. Wenas Agusetiawan, Dimas Surya Yaputra, Mikhael Gaery Undarsa, dan Natali Ardianto

Wenas Agusetiawan, Dimas Surya Yaputra, Mikhael Gaery Undarsa, dan Natali Ardianto mendirikan situs booking pesawat, hotel, kereta api, dan event tiket.com saat mereka berusia antara 22 hingga 26 tahun pada Agustus 2011 silam.

Para entrepreneur Indonesia ini berhasil menjalankan startup tersebut dengan efisien hingga pendapatan melebihi pengeluaran operasionalnya pada 2013, hanya 2 tahun setelah didirikan.

Mereka menerima modal dari angel investor dengan total nilai hanya kurang dari US$ 1 jutajauh lebih kecil dibandingkan startup digital lain yang bergerak di bidang travel.

Mereka mengatur pengeluaran dan pemasukan secara cermat untuk bisa tumbuh organik tanpa membakar uang dari investor.

Kini bisnis milik 4 Entrepreneur Indonesia ini telah menjadi situs travel agent kedua teramai di Indonesia dengan pengunjung lebih dari 5 juta tiap bulannya.



Selasa, 17 Agustus 2021

SIFAT ENTREPRENEUR

Sifat-sifat yang perlu dimiliki entrepreneur (Alma. 2008)

  • Percaya diri

Sifat utama dari percaya diri dimulai dari pribadi yang mantap, tidak mudah terombang- ambing oleh pendapat dan saran orang lain melainkan menggunakan sebagian saran tersebut sebagai masukan.

  • Berorientasi pada tugas dan hasil

Sifat seorang entrepreneur tidak mengutamakan prestige dahulu melainkan fokus kepada prestasi yang ingin dicapai.

  • Pengambilan Resiko

Ciri pengambilan resiko berpengaruh penting dalam dunia wirausaha yang penuh resiko dan tantangan. Hal penting yang harus diperhatikan adalah bahwa bagaimana seorang entrepreneur mengambil sebuah resiko dengan penuh pertimbangan.

  • Kepemimpinan

Dalam diri seorang entrepreneur mutlak memiliki jiwa kepemimpinan. Seorang pemimpin yang baik harus mau mendengarkan saran dan kritik dari bawahannya demi kemajuan kinerja perusahaan.

  • Keorisinilan

Yang dimaksud dengan orisinil disini adalah seorang entrepreneur Tidak hanya mengekor pada orang lain, tetapi memiliki pendapat sendiri. ide yang orisinil dan mampu merealisasikan ide lersebut.

  • Berorientasi pada masa depan

Seorang entrepreneur haruslah perspektif, mempunyai visi ke depan. Sebab sebuah usaha bukan didirikan untuk sementara tetapi untuk selamanya. Untuk menyiapkan visi yang jauh ke depan. entrepreneur perlu menyusun perencanaan dan strategi yang matang.