Investasi adalah aktivitas menaruh uang ke sebuah aset demi sebuah keuntungan yang dikembalikan, Investasi dapat dikembalikan sebagai untung maupun rugi. Sebagai Wirausahawan, Investasi dapat menjadi bantuan besar untuk modal demi mengembangkan bisnis, walau ada beberapa keuntungan yang harus diberikan ke Investor. Biasanya, Bisnis Besar memiliki banyak investor dan capital . Bagaimana cara menarik investor. Sebelum itu, anda harus mencari investor yang baik dan terpercaya. Mulai dari keluarga, atau cek investor malaikat (angel investor) yang berpengalaman dan ingin membantumu. Menghindari Investor Predator yang ingin mengambil keuntungan anda, sebaiknya siapkan seorang pengacara untuk mengecek kontrak yang diberikan, jika ada yang aneh, tanya mereka untuk klarifikasi supaya tidak kena scam, dan jangan lupa untuk juga baik kepada mereka investor yang terpercaya dan menjadikan kamu terpercaya. Setelah itu, saatnya mencari banyak Investor.
1. Siapkan hasil asli, investor akan tertarik jika bisnis anda memiliki hasil untung yang besar, maka, jualkanlah produk atau jasa anda sehingga mendapatkan keuntungan besar. Investor akan tertarik pada bisnismu.
2. Persiapkan anda untuk penolakan, ada banyak sekali alasan seseorang tidak mau berinvestasi ke bisnis mu, cari tahulah alasan penolakan tersebut dan mencoba mencari solusi, atau memberikan ketenangan karena itu tidak akan terjadi. Tentu, bisa saja, mereka memberikan pertanyaan yang anda tidak siap. Jangan lupa, setiap detik penting, jawablah sebisa mungkin dan spontan. Jika ditolak, tidak apa-apa, bisa cari yang baru. Memikirkan alasan penolakan investasi bisa mempermudah anda mendapat investasi.
3.Jual melalui networking, jual secara lembut dengan koneksi anda, jual kepada keluarga, dan cara mereka yang tertarik pada bisnis anda, pergi ke acara networking untuk bertemu orang baru dan coba menawarkan bisnis anda ke mereka. Dengan itu, semakin banyak orang akan tertarik dan akan berinvestasi pada Bisnis anda.
4. Promosikan Stok anda secara menggiurkan. Janjikan keuntungan besar, dividen yang juga besar, keuntungan langsung, dan lainnya. Semakin menggiurkan Stok anda, semakin baik, tapi jangan lupa untuk tidak membuat janji semata yang tidak tercapai, jika begitu, anda akan dicap pembohong dan ada orang yang akan menghindari bisnis anda.
5. Jujur dan transparan, supaya koneksi anda ke investor anda tidak hancur akibat janji yang tidak kunjung datang atau ide yang gagal, anda sebaiknya saat mempromosikan bisnis, promosikan idenya dahulu, jangan terlalu terbuka, secukupnya saja. Untuk investor terdekat seperti keluarga dan teman, anda boleh memberikan update status bisnis anda supaya semakin terpercaya. Jangan juga memberikan janji yang terlalu besar yang tidak mungkin dicapai.
6. Kalau bisa, cari organisasi pemerintah yang memiliki fungsi membantu bisnis kecil warga yang bisa membantu bisnismu berkembang. Mereka memiliki koneksi dan sumber daya, mereka bisa mengarahkan anda ke arah yang benar bahkan jika mereka tidak bisa memberi uang. Jika kamu mendapat orang yang berpengalaman dalam meningkatkan ekonomi, anda bisa bertemu orang yang benar dan bisnis anda berkembang.
7. Presentasikan bisnis kamu sebaik mungkin, presentasi harus menarik, jangan penuh kata-kata karena investor potensial akan sulit mengerti dan jangan pakai gambar yang tidak penting karena akan terlihat tidak profesional, jangan lupa isinya harus singkat, padat, dan jelas. Jika presentasi bagus, banyak orang akan tertarik ke Bisnis kamu dan akan ingin menyiapkan investasi.
8. Mulai dengan Investor utama, Carilah yang kamu paling dekat dan percaya, carilah orang yang berpengalaman dan banyak koneksi, jika sudah menemukannya, perhatikan mereka, buat mereka spesial, dan dengarkan saran mereka, jika ternyata anda salah kaprah, carilah yang lain. Jangan lupa, mereka sangat vital, koneksi mereka menjadikan mereka promoter terbaik, pengalaman bisnis mereka bisa membantumu mengembangkan bisnis, dan kedekatan kamu dengan mereka bisa membuatmu lebih nyaman, aman dan lebih tidak khawatir atas keamanan bisnismu.