Tayangan halaman minggu lalu

Sejarah Wirausaha

Sejarah Wirausaha

Istilah  entrepreneur  diserap dari Bahsa Prancis yang pertamakali muncul dalam kamus prancis   Dictionnaire Universel de Commerce  yang dis...

Kamis, 14 Oktober 2021

Cara menarik Investor potensial

 Investasi adalah aktivitas menaruh uang ke sebuah aset demi sebuah keuntungan yang dikembalikan, Investasi dapat dikembalikan sebagai untung maupun rugi. Sebagai Wirausahawan, Investasi dapat menjadi bantuan besar untuk modal demi mengembangkan bisnis, walau ada beberapa keuntungan yang harus diberikan ke Investor. Biasanya, Bisnis Besar memiliki banyak investor dan capital . Bagaimana cara menarik investor. Sebelum itu, anda harus mencari investor yang baik dan terpercaya. Mulai dari keluarga, atau cek investor malaikat (angel investor) yang berpengalaman dan ingin membantumu. Menghindari Investor Predator yang ingin mengambil keuntungan anda, sebaiknya siapkan seorang pengacara untuk mengecek kontrak yang diberikan, jika ada yang aneh, tanya mereka untuk klarifikasi supaya tidak kena scam, dan jangan lupa untuk juga baik kepada mereka investor yang terpercaya dan menjadikan kamu terpercaya. Setelah itu, saatnya mencari banyak Investor.

1. Siapkan hasil asli, investor akan tertarik jika bisnis anda memiliki hasil untung yang besar, maka, jualkanlah produk atau jasa anda sehingga mendapatkan keuntungan besar. Investor akan tertarik pada bisnismu.

2. Persiapkan anda untuk penolakan, ada banyak sekali alasan seseorang tidak mau berinvestasi ke bisnis mu, cari tahulah alasan penolakan tersebut dan mencoba mencari solusi, atau memberikan ketenangan karena itu tidak akan terjadi. Tentu, bisa saja, mereka memberikan pertanyaan yang anda tidak siap. Jangan lupa, setiap detik penting, jawablah sebisa mungkin dan spontan. Jika ditolak, tidak apa-apa, bisa cari yang baru. Memikirkan alasan penolakan investasi bisa mempermudah anda mendapat investasi.

3.Jual melalui networking, jual secara lembut dengan koneksi anda, jual kepada keluarga, dan cara mereka yang tertarik pada bisnis anda, pergi ke acara networking untuk bertemu orang baru dan coba menawarkan bisnis anda ke mereka. Dengan itu, semakin banyak orang akan tertarik dan akan berinvestasi pada Bisnis anda.

4. Promosikan Stok anda secara menggiurkan. Janjikan keuntungan besar, dividen yang juga besar, keuntungan langsung, dan lainnya. Semakin menggiurkan Stok anda, semakin baik, tapi jangan lupa untuk tidak membuat janji semata yang tidak tercapai, jika begitu, anda akan dicap pembohong dan ada orang yang akan menghindari bisnis anda.

5. Jujur dan transparan, supaya koneksi anda ke investor anda tidak hancur akibat janji yang tidak kunjung datang atau ide yang gagal, anda sebaiknya saat mempromosikan bisnis, promosikan idenya dahulu, jangan terlalu terbuka, secukupnya saja. Untuk investor terdekat seperti keluarga dan teman, anda boleh memberikan update status bisnis anda supaya semakin terpercaya. Jangan juga memberikan janji yang terlalu besar yang tidak mungkin dicapai.

6. Kalau bisa, cari organisasi pemerintah yang memiliki fungsi membantu bisnis kecil warga yang bisa membantu bisnismu berkembang. Mereka memiliki koneksi dan sumber daya, mereka bisa mengarahkan anda ke arah yang benar bahkan jika mereka tidak bisa memberi uang. Jika kamu mendapat orang yang berpengalaman dalam meningkatkan ekonomi, anda bisa bertemu orang yang benar dan bisnis anda berkembang.

7. Presentasikan bisnis kamu sebaik mungkin, presentasi harus menarik, jangan penuh kata-kata karena investor potensial akan sulit mengerti dan jangan pakai gambar yang tidak penting karena akan terlihat tidak profesional, jangan lupa isinya harus singkat, padat, dan jelas. Jika presentasi bagus, banyak orang akan tertarik ke Bisnis kamu dan akan ingin menyiapkan investasi.

8. Mulai dengan Investor utama, Carilah yang kamu paling dekat dan percaya, carilah orang yang berpengalaman dan banyak koneksi, jika sudah menemukannya, perhatikan mereka, buat mereka spesial, dan dengarkan saran mereka, jika ternyata anda salah kaprah, carilah yang lain. Jangan lupa, mereka sangat vital, koneksi mereka menjadikan mereka promoter terbaik, pengalaman bisnis mereka bisa membantumu mengembangkan bisnis, dan kedekatan kamu dengan mereka bisa membuatmu lebih nyaman, aman dan lebih tidak khawatir atas keamanan bisnismu.



Rabu, 13 Oktober 2021

Jenis- Jenis Wirausaha dan Wirausahawan

Wirausaha adalah sebuah bisnis, dan tidak ada satu bisnis yang sama, Wirausaha dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan banyak hal. Jenis Wirausaha berdasarkan besar dan tujuan ada 4 yaitu:
1. Wirausaha Usaha Kecil (UMKM)
Wirausaha Usaha Kecil adalah bisnis wirausaha yang tidak terlalu ambisius, dimana seperti UMKM (contohnya pedagang kaki lima, dan pedagang di pasar) dimana tempat usahanya hanya minimal 1 tempat saja, tidak ada investasi luar, semua untung yang didapatkan oleh bisnis dinikmati oleh wira usahawan dan hanya mengambil pinjaman uang jika butuh saja.
2. Rintisan Berkembang (Startup)
Start up adalah wira usahawan yang memiliki ide yang memiliki harapan membuat inovasi sebuah barang atau jasa, lalu mengembangkan menjadi perusahaan yang terus berkembang dan menjadi besar, banyak sekali wira usahawan kaya yang memiliki jenis bisnis seperti ini.Tidak seperti usaha kecil Rintisan berkembang/ Startup membutuhkan beberapa investor luar dan juga barang produksi yang banyak.
3. Perusahaan Besar (PT, CW, dan lain lain)
Perusahaan besar adalah perusahaan dimana perusahaan yang memiliki putaran hidup yang tak terbatas, merek tau bagaimana cara mengontrol bisnis secara professional, biasanya dipimpin oleh eksekutif level C.  Mereka dapat  membuat perusahaan bagian baru dan membuat produk baru demi kebutuhan pasar dan konsumer nya. Segala bisnis bisa menjadi perusahaan besar jika wirausahanya sudah berkembang menjadi besar, memiliki banak franchise dan ritel yang banyak.. Bisa secara nasional ay=tau lebih baik, Internasional.
4. Perusahaan Sosial (Non-Profit)
Perusahaan Sosial, atau non profit organization sedikit berbeda dengan jenis wirausaha lain, dimana penciptanya tidak mencari keuntungan, akan tetapi menggunakan organisasi miliknya untuk memberi bantuan ke warga sekitar, membantu ekosistem, dan masih banyak lagi demi kesejahteraan sosial dan memberi kebaikan ke masyarakat luas dan manusia. Contoh Wirausaha jenis ini adalah Amal (Charity) dan masih banyak lagi. Organisasi Terkenal yang merupakan Perusahaan Non Profit adalah Tzu Chi.

Ada banyak lagi Jenis Wirausaha lain, yang tidak disebutkan, Wirausaha Inovatif (Membuat barang baru), Wirausaha Kerja Keras/Mandiri(bisnis dikerjakan sendiri dan menjadi besar), Wirausaha Imitator(mengikuti dan meningkatkan produk yang sudah ada), Wirausaha Riset(Wirausaha dengan persiapan riset yang matang), dan Wirausaha Pembeli(Seseorang yang kaya yang membeli bisnis yang dianggap akan sukses, contohnya Disney saat ini), dan mungkin lebih banyak lagi.

Wira usahawan memiliki tujuan tujuan yang berbeda dalam memulai bisnis. Tujuan setiap orang berbeda-beda, namun berikut beberapa jenis karakter wira usahawan. kemungkinan besar ada yang memiliki lebih dari dua karakter yang disebutkan disini dan ada juga yang tidak disebutkan.
1. Pembangun
Seorang wira usahawan pembangun biasanya ingin membangun bisnis secepat mungkin, mengambil talenta yang banyak dan investor terbaik demi memiliki fondasi bisnis yang kuat. Sifatnya yang tempramental biasanya akan menyulitkan sedikit relasi personal dan bisnis, namun pas dengan kecepatan pertumbuhan.
2. Pengambil kesempatan
Oportunistik, Seorang Wira Usahawan Oportunistik adalah Wirausahawan yang ingin memiliki keuntungan yang banyak dan cepat, maka dengan itu mereka dengan cepat mencari peluang ekonomi baru yang dapat mereka pakai, apapun yang trending, akan mereka siapkan bisnis, hingga saat sudah mencapai puncak trend tersebut, mereka akan keluar dan mencari tren baru. Wirausahawan macam ini lumayan impulsif.
3. Innovator
Wirausahawan macam ini memiliki ide yang hebat dan luar biasa, tak pernah dipikirkan sebelumnya, tidak seperti wirausahawan sebelumnya yang fokusnya hanya uang, mereka lebih menginginkan barang mereka memiliki dampak pada dunia, mereka melakukan apa yang mereka mau dan mendapatkan peluang bisnis. Namun mereka biasanya tidak begitu baik dalam mengelola bisnis, sehingga mereka biasanya hanya akan memberikan tugas tersebut ke orang yang lebih berpengalaman karena mereka hanya jual dan buat ide mereka.
4. Spesialis
Jenis wirausahawan macam ini memiliki pikiran yang tahu resiko dan memiliki kemampuan analisa yang baik. Mereka mendapatkan pengetahuan itu dari tahun belajar dan bekerja bersama orang yang profesional. Mereka membangun bisnis melalui pengaturan relasi dan melalui promosi dari mulut/sosial media, yang menyebabkan pertumbuhan agak lambat