Tayangan halaman minggu lalu

Sejarah Wirausaha

Sejarah Wirausaha

Istilah  entrepreneur  diserap dari Bahsa Prancis yang pertamakali muncul dalam kamus prancis   Dictionnaire Universel de Commerce  yang dis...

Selasa, 17 Agustus 2021

SIFAT ENTREPRENEUR

Sifat-sifat yang perlu dimiliki entrepreneur (Alma. 2008)

  • Percaya diri

Sifat utama dari percaya diri dimulai dari pribadi yang mantap, tidak mudah terombang- ambing oleh pendapat dan saran orang lain melainkan menggunakan sebagian saran tersebut sebagai masukan.

  • Berorientasi pada tugas dan hasil

Sifat seorang entrepreneur tidak mengutamakan prestige dahulu melainkan fokus kepada prestasi yang ingin dicapai.

  • Pengambilan Resiko

Ciri pengambilan resiko berpengaruh penting dalam dunia wirausaha yang penuh resiko dan tantangan. Hal penting yang harus diperhatikan adalah bahwa bagaimana seorang entrepreneur mengambil sebuah resiko dengan penuh pertimbangan.

  • Kepemimpinan

Dalam diri seorang entrepreneur mutlak memiliki jiwa kepemimpinan. Seorang pemimpin yang baik harus mau mendengarkan saran dan kritik dari bawahannya demi kemajuan kinerja perusahaan.

  • Keorisinilan

Yang dimaksud dengan orisinil disini adalah seorang entrepreneur Tidak hanya mengekor pada orang lain, tetapi memiliki pendapat sendiri. ide yang orisinil dan mampu merealisasikan ide lersebut.

  • Berorientasi pada masa depan

Seorang entrepreneur haruslah perspektif, mempunyai visi ke depan. Sebab sebuah usaha bukan didirikan untuk sementara tetapi untuk selamanya. Untuk menyiapkan visi yang jauh ke depan. entrepreneur perlu menyusun perencanaan dan strategi yang matang.

 


Langkah awal dalam memulai bisnis, apa saja yang perlu dipersiapkan?

 

Untuk memulai bisnis ada beberapa langkah yang perlu diketahui setidaknya dapat memandu kita supaya memperoleh wawasan apa saja yang perlu dipersiapkan, menurut kampung berita ada beberapa langkah antara lain:

 

·         Evaluasi Diri

Mulailah dengan mengambil saham dari diri sendiri dan situasi Anda. Mengapa Anda ingin memulai bisnis? Apakah uang, kebebasan, kreativitas, atau alasan lain? Keterampilan apa yang Anda miliki? Apa yang Anda ketahui tentang industri ? Apakah Anda ingin memberikan layanan atau produk? Apa yang Anda ingin lakukan? Berapa banyak modal yang Anda harus mengambil risiko? Apakah ini akan menjadi waktu penuh atau usaha paruh waktu? Jawaban Anda atas jenis pertanyaan akan membantu Anda untuk lebih fokus.

 

·         Menganalisis industri/bidang usaha terkait

Begitu Anda memutuskan untuk memulai bisnis yang sesuai dengan tujuan dan gaya hidup, Anda perlu mengevaluasi ide Anda. Siapa yang akan membeli produk atau jasa Anda? Siapa yang akan menjadi pesaing Anda? Anda juga perlu mencari tahu pada tahap ini berapa banyak uang yang Anda akan butuhkan untuk memulai.

 

·         Jadikanlah Bisnis Anda Legal

Ada beberapa cara untuk membentuk bisnis Anda ? Itu bisa menjadi kepemilikan tunggal, kemitraan, atau korporasi. Sebuah korporasi menjadi entitas terpisah yang secara hukum bertanggung jawab untuk sebuah bisnis. Jika ada yang salah, Anda tidak dapat bertanggung jawab secara pribadi. Anda juga perlu mendapatkan izin usaha dan izin yang tepat. Tergantung pada bisnis, mungkin ada kota, kabupaten, atau peraturan negara serta izin dan lisensi untuk menangani. Ini juga merupakan waktu untuk memeriksa ke dalam asuransi Anda mungkin perlu untuk bisnis dan untuk menemukan akuntan yang baik.


·         Rencanakan Bisnis Anda dengan menyusun konsep yang sesuai

Jika Anda akan mencari pendanaan dari luar, rencana bisnis adalah sebuah kebutuhan. Tetapi bahkan jika Anda akan untuk membiayai usaha itu sendiri, rencana bisnis akan membantu Anda mengetahui berapa banyak uang yang Anda akan butuhkan untuk memulai, apa yang perlu untuk dilakukan kapan, dan di mana Anda tuju.

 

·         Siapkan Modal Untuk Bisnis Anda

Tergantung pada ukuran usaha Anda, Anda mungkin perlu mencari pembiayaan dari “malaikat” atau dari perusahaan modal ventura. Kebanyakan bisnis kecil dimulai dengan pembiayaan swasta dari kartu kredit, pinjaman pribadi, bantuan dari keluarga, dll Sebagai aturan praktis, selain start-up biaya, Anda juga harus memiliki nilai minimal tiga bulan dari anggaran keluarga Anda dalam bank.

 

·         Bangunlah Toko Bisnis Anda Toko

Cari lokasi. Negosiasikan dan sewa. Beli persediaan. Usahakan untuk memperoleh telepon yang sudah terpasang. Memiliki alat tulis dicetak. Mempekerjakan staf. Tetapkan harga Anda. Launching grand Opening bisnis anda. Banyak pemilik usaha kecil mengkarakteristikan dirinya sebagai seorang entrepreneur, tetapi banyak dari mereka yang tidak terlalu menginginkan untuk memperluas usahanya seperti yang entrepreneur sejati lakukan. Mungkin mereka hanyalah pemilik usaha kecil dan hanya seorang entrepreneur dan bukan seorang entrepreneur sejati. Seharusnya seorang entrepreneur harus bisa melihat peluang usaha yang ada untuk mengembangkan usahanya.

 

Yang membedakan antara pemilik usaha kecil dengan seorang entrepreneur adalah visi, aspirasi dan strategi. Biasanya pemilik usaha kecil tidak memiliki rencana untuk meningkatkan pendapatan secara dramatis mereka hanya cari aman dengan menghindari resiko dan memperoleh pendapatan yang cukup, tetapi jiwa seorang entrepreneur akan termotivasi untuk bertumbuh, Berkembang dan membangun usaha agar lebih besar lagi dengan mengambil resiko tersebut dan mempunyai strategi untuk rnenghindarinya.

 

Entrepreneur yang baik adalah menghindari resiko dan bukan pengambil resiko. Mereka tampak seperti pengambil resiko karena mereka mempunyai cara pandang yang berbeda dari orang biasanya. Mereka melihat produk atau jasa yang akan bertemu dengan bagaimana sebuah kebudayaan akan berubah. Sekali mereka merancangnya, mereka akan mengeliminasi semua faktor yang akan menghalangi mereka masuk kedalam pasar sehingga mereka dapat disebut sebagai pengeleminasi resiko (Zimmerer, Scarborough, 2002).

Mindset Awal yang Harus Dibangun Oleh Seorang Entrepreneur

 

Setelah membahas mengenai pengertian entrepreneur, sekarang pembahasan yang tidak kalah serunya adalah mengenai bagaimana mindset awal seorang entrepreneur yang benar untuk sukses, berikut:

  • Jangan Pernah Berpikir INSTAN

Dalam berbisnis apapun jangan sekali kali Anda ingin berhasil secara Instan, baik itu bisnis online maupun offline semua itu butuh proses untuk kesana dan perlu waktu untuk menuju puncaknya. Jika Anda tergiur berbisnis karena hasil yang cepat, maka bersiap-siap pula untuk hancur cepat, istilah “hal yang dibangun dengan instan, akan roboh secara instan pula”.

Mie instan aja perlu proses untuk membuatnya, apalagi hal yang namanya SUKSES pasti perlu proses juga. Nikmati prosesnya dan jangan menyerah, taukah Anda jika Thomas A. Edison berhenti pada percobaan yang keseratus, maka bohlam tidak pernah akan jadi. Pada hakikatnya, ketika Anda berhenti di langkah ke 100 sesungguhnya pada langkah 101 itu akan terlihat jalan untuk sukses.

  • Jangan Berpikir GRATISAN

Salah satu kendala dalam berbisnis adalah pola pikir ingin yang gratisan, maksudnya sangat perhitungan untuk investasi ilmu, seperti ikut seminar, training, e-course, kursus, dll yang bertujuan untuk menambah skill berbisnis. Belajar secara gratis memang tidak mengeluar biaya, tetapi sebagai gantinya Anda akan menemukan trial & eror, dan harus siap untuk itu. Jika Anda belum mempunyai dana, maka belajar yang gratisan juga tidak mengapa tetapi sebagai gantinya Anda harus mengorbankan waktu untuk belajar, sampai menemukan formula yang tepat pada bisnis Anda.

  • Siap dan Berani Untuk GAGAL

Entah mengapa dan bahkan kebanyakan orang yang sampai pada titik sukses pada bisnisnya itu pernah merasakan yang namanya gagal, sudah menjadi rumus orang yang sukses itu adalah memiliki jatah gagal mereka masing-masing. Jadi untuk Anda yang mulai terjun ke dunia entreprenuer jangan takut untuk gagal, kerjakan yang terbaik niscaya hasil baik akan datang. Salah satu cara untuk meminimalisir kegagalan tersebut dengan belajar pada orang yang sudah sukses dan jangan turuti kegagalannya, itulah cara terbaik untuk meminimalisirnya.

 

Bagaimanakah karakteristik wirausaha yang cerdas?

Ada beberapa prinsip dalam membentuk karakteristik wirausaha antara lain:

1.   Pahami setiap tindakan yg akan dilakukan, ikhlas, terencana, terkonsep,dengan langkah & strategi jitu jgn sekedar iseng atau coba-coba.

2.   Peluang sukses selalu ada; kerja keras, lurus dan benar, cermat, serta hemat

 

Bagaimanakah etika dalam berwirausaha


Ada beberapa etika dalam berwirausaha menurut Gunarto yaitu:

  1. Kejujuran
  2. Bertanggung jawab
  3. Menepati janji
  4. Disiplin
  5. Suka membantu
  6. Komitmen dan menghormati
  7. Mengejar prestasi

ENTREPRENEUR

 

Pengertian Entrepreneur

Entrepreneur atau wirausahawan adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.

 

Pengertian Entrepreneur Menurut Para Ahli

Orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya. Secara sederhana, pengertian entrepreneur atau disebut juga wirausahawan adalah seperti itu, untuk pengembangannya berikut macam-macam pengertian entrepreneur yang dikemukakan oleh para ahlinya:

  • (Ebert, Griffin, 2003)

Entrepreneur adalah pelaku bisnis yang menerima gabungan antara resiko dan peluang yang menyangkut dalam menciptakan dan mengoperasikan peluang usaha baru. entrepreneur adalah orang yang menanggung resiko dari bisnis kepemilikan dengan sasaran utama pertumbuhan dan perkembangan.

  • (Zimmerer, Scarborough, 2002)

Entrepreneur adalah seseorang yang menciptakan bisnis baru ditengah banyaknya resiko dan ketidakpastian sebagai sebuah tujuan untuk mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan mengidentitikasi peluang dan mengumpulkan sumber daya yang penting sebagai modal utama.

  • (Thomberry. 2006)

Entrepreneur adalah seseorang yang mempunyai ide yang inovatif, dapat melihat peluang yang ada dipasar dan merubah mimpi mereka menjadi kenyataan yang bersinar.

  • Menurut Thomas W Zimmerer

Pengertian entrepreneur adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.

  • Peter F Drucker

Mendefinisikan pengertian entrepreneur adalah Kkemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda, bahasa kerennya ability to create the new and different.

  • Menurut Kasmir

Pengertian entrepreneur adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan.

  • Sedangkan menurut Zimmerer

Pengertian entrepreneur adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan.

  • Menurut Soeparman Spemahamidjaja

Pengertian entrepreneur adalah suatu kemampuan (ability) dalam berfikir kreatif dan berperilaku inovatif yang dijadikan dasar, sumber daya, tenaga penggerak tujuan, siasat kiat dan proses dalam menghadapi tantangan hidup.

  • Timmons, (dalam Tunggal, 2008).

Entrepreneurship adalah seorang manusia, yang bertindak kreatif membangun suatu nilai dari hal yang secara praktis bukan apa- apa. Ini adalah pencarian peluang tanpa memperhatikan sumber – sumber daya, atau masing – masing sumber daya, yang ada.

  • Kuratko dan Hodgetts, (dalam Tunggal, 2008).

Entrepreneurship adalah sebuah proses inovasi dan penciptaan spekulasi baru melalui empat dimensi utama individual, organisasi, lingkungan, proses dan dibantu dengan kerjasama jaringan dalam pemerintahan, pendidikan, dan institusi. Semua posisi makro dan mikro dari hal yang berhubungan dengan pemikiran entrepreneur harus dipertimbangkan dalam pengenalan dan pengukuran peluang yang bisa dikonversikan ke dalam ide – ide yang dapat dipasarkan yang mampu bersaing untuk implementasi ekonomi hari ini.

  • Arthur Cole, ( dalam Tunggal, 2008)

Entrepreneurship, setidaknya dalam semua masyarakat bukan otoriter, merupakan sebuah jembatan antara masyarakat sebagai suatu kesatuan, khususnya aspek – aspek non- ekonomi dari masyarakat tersebut dan institusi yang berorientasi pada profit / keuntungan didirikan untuk mengambil keuntungan dari sumbangan ekonominya dan untuk memuaskan hasrat ekonomiknya, sebaik yang mereka bisa.

 

itulah pengertian entrepreneur menurut para ahli. Sebenarnya masih banyak definisi-definisi yang dapat dijadikan rujukan, tetapi menurut saya lima ini sudah dapat mewakili dan memberikan informasi bagi Anda yang membutuhkannya.